THE RELATIONSHIP BETWEEN SOCIO-ECONOMIC STATUS AND THE USE OF SUBDERMAL CONTRACEPTIVE IMPLANTS (AKBK) AT BIAK MULI COMMUNITY HEALTH CENTER, BAMBEL SUB-DISTRICT, SOUTHEAST ACEH DISTRICT IN 2024
Keywords:
Socio-Economic Status, Contraceptive Implant, Family PalnningAbstract
Latar Belakang: Pertumbuhan penduduk di Indonesia tetap tinggi, sebagian disebabkan oleh rendahnya penggunaan metode kontrasepsi jangka panjang seperti implan subdermal (AKBK). Data nasional menunjukkan hanya 8,5% pasangan usia reproduktif yang menggunakan AKBK, dan di Sumatera Utara, angkanya mencapai 12,05%. Survei pendahuluan di Puskesmas Biak Muli pada tahun 2024 menemukan bahwa keterbatasan ekonomi dan kurangnya pengetahuan berkontribusi pada rendahnya penggunaan AKBK. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti hubungan antara status sosial ekonomi dan penggunaan AKBK. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara status sosial ekonomi dan penggunaan implan kontrasepsi subdermal (AKBK) di Puskesmas Biak Muli, Kecamatan Bambel, Kabupaten Aceh Tenggara pada tahun 2024. Metode: Penelitian observasional analitik dengan desain cross-sectional dilakukan. Populasi terdiri dari 39 wanita usia reproduktif yang mengunjungi Puskesmas Biak Muli. Pengambilan sampel total digunakan. Status sosial ekonomi diukur berdasarkan pendapatan relatif terhadap upah minimum daerah. Uji Chi-Square digunakan untuk menilai hubungan antara status sosial ekonomi dan penggunaan AKBK. Hasil: Mayoritas responden memiliki status sosial ekonomi rendah (53,8%) dan tidak menggunakan AKBK (61,5%). Uji statistik menunjukkan hubungan yang signifikan antara status sosial ekonomi dan penggunaan AKBK (p = 0,007). Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara status sosial ekonomi dan penggunaan implan kontrasepsi subdermal. Wanita dengan status ekonomi yang lebih tinggi lebih cenderung menggunakan AKBK.
References
Badan Pusat Statistik (2019) Total Population of Sukun District by Urban Village and Gender, 2011-2020. BPS Malang City.
Isyos Sari, S. and Siti Nurmawan, S. (2024) ‘‘Quality of Midwifery Services and Health Policy’. AA Rizky.
Jayani, Dwi Hadya; Widowati, H. (no date) Jumlah Penduduk Dunia Pada 2019 Capai 7,7 Miliar Jiwa. Databoks, 2050.
Jayani, Hadya, D. (2019) World Population in 2019 Reaches 7.7 Billion People. Databoks, 2050.
Juliana, K. et al. (2024) ‘The Relationship between Knowledge of Women of Childbearing Age (WUS) and the Use of IUD Contraception at Pagar Merbau Health Center, Pagar Merbau District, Deli Serdang Regency in 2023’, Jurnal Siti Rufaidah, 2(4), pp. 56–65.
Matahari, R. et al. (2017) Textbook of Family Planning and Contraception’, Pustaka Ilmu, 2, pp. 1–105. Available at: http://eprints.uad.ac.id/24374/1/buku ajar Keluarga Berencana dan Kontrasepsi.pdf.
Matahari, R., Utami, F. P. and Sugiharti, S. (2018) ‘BTextbook of Family Planning and Contraception’, Pustaka Ilmu, 2, p. viii+104 pages. Available at: http://eprints.uad.ac.id/24374/1/buku ajar Keluarga Berencana dan Kontrasepsi.pdf.
Nurhayati, Azwa, E. (2021) Factors Related to the Choice of Injectable Contraceptive Methods by Women of Childbearing Age During the Covid–19 Pandemic’, 2020.
Nuryati (2017) Farmakologi. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Priyanti, S., & Syalfina, A. D. (2017) Pharmacology. Jakarta: Ministry of Health of the Republic of Indonesia.
Prof. Dr. Sugiyono (2018) Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&B. Bandung: Alfabeta.
Simanjuntak, L. et al. (2022) ‘he Correlation Between Husband Support And Lifestyle With Nutritional Status Of Implant KB Accepters At Puskesmas Plus Perbaungan, Serdang Bedagai Regency, 2022’, Jurnal eduhealth, 12(02), pp. 88–92.
Sonia Novita Sari et al. (2024) ‘The Relationship between the Role of Health Workers and the Use of Subcutaneous Contraceptive Devices (AKBK) at Labuhan Deli Health Center, Labuhan Deli District, Deli Serdang Regency in 2023’, Jurnal Anestesi, 2(2 SE-Articles), pp. 73–80. Available at: https://doi.org/10.59680/anestesi.v2i2.1046.
UNFPA (2020) State of world population 2020: The promise of equality (Gender equity, reproductive health).
World Health Organization (2020) WHO Indonesia Situation Report - 35. Vol. 19 World Health Organization.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Sari Nauli Lumban Gaol, Sri Muliana Putri Bakara, Sonia Novita Sari, Leni Oktafiani, Radiati, Irma Suryani, Nurainun

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

