DETERMINANTS AND CLINICAL OUTCOMES OF CHRONIC ENERGY DEFICIENCY AMONG PREGNANT

Authors

  • Hafizah Pandiangan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
  • Nazla Al Husna Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
  • Gusti Artha Nainggolan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
  • Nopalina Suyanti Damanik Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
  • Safira Sahla Ritonga Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan

Keywords:

Antenatal Care, Chronic Energy Deficiency, Intergenerational Stunting, Low Birth Weight, Maternal Nutrition

Abstract

Background: Chronic Energy Deficiency (CED) remains a major nutritional issue among pregnant women in Indonesia, leading to various adverse maternal, prenatal, and neonatal outcomes. Despite targeted interventions, the prevalence of CED remains high in several sub regions due to complex socio-demographic, cultural, and healthcare access-related determinants. Objectives: This study aimed to systematically synthesize and analyze the multidimensional determinants of CED among pregnant women and its subsequent clinical outcomes on both mothers and offspring. Methods: A systematic review and meta-synthesis
of 15 high-quality studies published in Indonesia between 2021 and 2025 were conducted. A total pooled sample of 1,514 pregnant women and postpartum dyads was analyzed. Strategic outcomes including regression metrics, chi-square correlations, and descriptive variables were systematically tabulated. Results: The synthesized evidence revealed a maternal KEK/CED prevalence ranging from 15.9% to 66.2% across multiple regions. The most critical risk factors identified include a short interpregnancy interval of <24 months (OR: 5.35–7.30), low socioeconomic/income status (p < 0.05), low nutritional knowledge (p < 0.01), high parity, and low macronutrient/protein-energy intake. Clinical sequelae significantly linked to maternal CED include maternal anemia (p < 0.001), low birth weight (LBW/BBLR) (p = 0.026), and a highly elevated risk of childhood stunting (p = 0.016). Conclusions: Maternal CED in Indonesia is a multifaceted clinical and social issue. Targeted strategies must integrate intensive maternal nutritional education, economic support, family planning spacing compliance, and comprehensive antenatal care screening.

References

Adelia, M. et al. (2025) ‘Manajemen Asuhan Kebidanan Pada Ny.S Usia 23 Tahun G1P0A0 Gestasi19 Minggu Dengan Kekurangan Energi Kronik) (KEK) Di UPT Puskesmas Kampung Baru’, Jurnal Pengabdian kolaborasi dan Inovasi Ipteks, 3(4), pp. 938–943.

Agusmarinda, R. et al. (2025) ‘Hubungan Kekurangan Energi Kronis ( KEK ) dengan Kejadian Anemia pada Ibu Hamil STIKES Guna Bangsa Yogyakarta , Indonesia’, 9(Ci).

Antarsih, N.R. and Suwarni, S. (2023) ‘Faktor Risiko Kurang Energi Kronik pada Ibu Hamil di Wilayah Kecamatan Bumi Agung Way Kanan Lampung’, 4(1), pp. 26–33. Available at: https://doi.org/10.24853/myjm.4.1.26-33.

Dewi, E.R. et al. (2026) ‘Pemberdayaan Ibu Hamil dalam Pencegahan Kekurangan Energi Kronik ( KEK ) Melalui Edukasi Kesehatan di BPM Deby Cintya Yun’, Jurnal Masyarakat madani indonesia, 5(1), pp. 766–773.

Diba, S.F. et al. (2025) ‘Determinan Kejadian Kekurangan Energi Kronik (KEK) Pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Sungai Jingah’, Bunda Edu-Midwifery Journal ( BEMJ ), 8, pp. 642–649.

Harismayanti, H. and Syukur, S.B. (2021) ‘Analisis Kekurangan Energi Kronik pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Telaga Biru’, Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI), 4(2), pp. 162–170. Available at: https://doi.org/10.56338/mppki.v4i2.1491.

Hidayanti, R. (2025) Editor :Patologi Kebidanan.

Lestari, S.I. et al. (2025) ‘Asuhan kebidanan komprehensif pada ibu hamil dengan kekurangan energi kronik di puskesmas kampung baru kecamatan medan maimun provinsi sumatera utara tahun 2025’, Forum iImiah dan Diskusi Mahasiswa [Preprint].

Manurung, H.R. et al. (2024) ‘Edukasi Pemenuhan Nutrisi Pada Ibu Dengan Kekurangan Energi Kronis (Kek) Di Upt Puskesmas Sukaramai Kecamatan Medan Area’, Jurnal Pengabdian kolaborasi dan Inovasi Ipteks, 2(4), pp. 2–6.

Marjan, A.Q. (2021) ‘Analisis Determinan Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Kurang Energi Kronik (KEK)’, 12(1).

Muh, A., Irawan, A. and Sa, M. (2024) ‘Prevalence and determinant factors of Chronic Energy Deficiency ( CED ) in pregnant women Prevalensi dan faktor determinan kejadian kurang energi kronis ( KEK ) pada ibu hamil Abstrak’, 9(1), pp. 65–73.

Nurfajriani (2025) ‘Hubungan Pengetahuan, Pendapatan Keluarga dan Pola Makan dengan

Kejadian Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada Ibu Hamil’, Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia (Indonesian Health Scientific Journal), 10(2). Available at: https://doi.org/10.51933/health.v10i2.2218.

Sari, S.N. (2024) ‘Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Ibu Hamil Dengan Kejadian Kekurangan

Energi Kronik Di Puskesmas Labuhan Deli Kecamatan Medan Deli Kabupaten Deli Serdang Tahun 2023’, 1(2).

Sembiring, A. et al. (2025) ‘Pemberdayaan Kader Lansia dalam Upaya Penatalaksanaan Hipertensi di Desa Bangun Rejo Tahun’, ARDHI : Jurnal Pengabdian Dalam Negri, 3(3), pp. 238–245.

Siregar, N. (2023) ‘The Relationship of Maternal Anemia and Chronic Energy Deficiency (CED) History with Stunting Incidence in Toddlers’, 8(1), pp. 41–47.

Sukowono and Aini, N. (2022) ‘Analisis Faktor Determinan Kualitas Konsumsi Makanan Pada Ibu Hamil Di Address : Phone : menemukan bahwa ada korelasi yang sangat erat antara skor keragaman pangan dengan kondisi’, 5(1), pp. 69–78.

Downloads

Published

2026-07-04

How to Cite

Hafizah Pandiangan, Nazla Al Husna, Gusti Artha Nainggolan, Nopalina Suyanti Damanik and Safira Sahla Ritonga (2026) “DETERMINANTS AND CLINICAL OUTCOMES OF CHRONIC ENERGY DEFICIENCY AMONG PREGNANT”, Mitra Husada Health Internasional Conference (MIHHICo), 6(1), pp. 1264–1272. Available at: https://prosidingmhm.mitrahusada.ac.id/index.php/mihhico/article/view/2093 (Accessed: 30August2026).