THE RELATIONSHIP BETWEEN POST-PART MOTHER CHARACTERISTICS AND THE INCIDENCE OF BABY BLUES IN THE INDEPENDENT PRACTICE OF MIDWIFE KRISTIANI NAPITUPULU TANJUNG MORAWA DISTRICT

Authors

  • Oca Floren Simanullang STIKes Mitra Husada Medan
  • Siti Nurmawan Sinaga STIKes Mitra Husada Medan
  • Febriana Sari STIKes Mitra Husada Medan
  • Dora Cristina Br. Karo STIKes Mitra Husada Medan
  • Sonia Naesza Adelia Suherman STIKes Mitra Husada Medan
  • Sitti Nuraisyah STIKes Mitra Husada Medan
  • Kristiani Napitupulu STIKes Mitra Husada Medan

Keywords:

Baby blues, postpartum, characterisrics of mother, psychology

Abstract

The 5th Mitra Husada Health International Conference (MiHHICo) 2025
Volume 5 (2025) ISSN: 2988-3768
139
HUBUNGAN KARAKTERISTIK IBU PASCA PARTAI
DENGAN KEJADIAN BABY BLUES PADA
PRAKTIK MANDIRI BIDAN KRISTIANI NAPITUPULU
KABUPATEN TANJUNG MORAWA
Oca Floren Simanullang 1,Siti Nurmawan Sinaga 2, Febriana Sari 3, Dora Cristina Br. Karo
4,Sonia Naesza Adelia Suherman, 5, Sitti Nuraisyah6 Kristiani Napitupulu7
STIKes Mitra Husada Medan
Email: ocafloren20@gmail.com
ABSTRAK
Baby blues syndrome merupakan gangguan emosi ringan yang umum terjadi pada masa nifas dan
dapat berdampak buruk pada kesehatan ibu dan tumbuh kembang bayi. Tujuan penelitian ini adalah
untuk menganalisis hubungan antara karakteristik ibu pascapersalinan termasuk usia, paritas, jenis
persalinan, dan status kehamilan dengan kejadian baby blues di Praktik
Bidan Kristen Napitupulu, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang pada tahun 2024. Penelitian ini
menggunakan desain observasional analitik korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel
terdiri dari 38 responden yang diambil menggunakan teknik purposive sampling dan dianalisis menggunakan
uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas ibu pascapersalinan berusia 26-30 tahun (52,6%),
primipara (68,4%), persalinan normal (81,6%), dan kehamilan yang direncanakan (71,1%). Baby blues dialami
oleh 52,6% responden. Hasil uji statistik menunjukkan hubungan yang signifikan antara
paralisis (p = 0,003), jenis persalinan (p = 0,024), dan status kehamilan (p = 0,021) dengan terjadinya
baby blues. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa karakteristik ibu pascapersalinan, khususnya
paralisis, jenis persalinan, dan status kehamilan, berhubungan secara signifikan dengan terjadinya
baby blues. Diharapkan hasil ini dapat memberikan dasar bagi petugas kesehatan dalam memberikan edukasi
dan dukungan psikologis kepada ibu pascapersalinan untuk mencegah sindrom baby blues.

References

Afrina, Rina, and Nining Rukiah. 2024. “Hubungan Tingkat Kelelahan Dan Dukungan Sosial Suami Dengan Baby Blues Maternal Pada Ibu Pasca Melahirkan Di Wilayah Bogor Selatan Tahun 2024.” 6(1): 148–57.

Age, Relationship Between et al. 2023. “Nusantara Hasana Journal.” 2(11): 30–36.

Nadariah, Sopiatun et al. 2019. “TERJADINYA BABY BLUES CORRELATION BETWEEN CHARACTERISTIC OF PRIMIPAROUS MOTHERS WITH THE OCCURRENCE OF Biasanya Kembali Normal , Dan Lebih Dari 50 % Wanita Mengalami Reaksi Emosional Pertama Kali Sehingga Membutuhkan Waktu Untuk Beradaptasi ( Lewis , 2015 ). Ibu.” 3(4): 278–86.

Penelitian, Metode. 2025. “Jurnal Teknologi , Kesehatan Dan Ilmu Sosial Jurnal Teknologi , Kesehatan Dan Ilmu Sosial.” 6(1): 208–16.

Permatasari, Nadila Raudhani, and Fatmawati Madya. 2024. “FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN BABY.” 8(April): 244–53.

Ramayana, Elsi et al. 2024. “Faktor – Faktor Penyebab Ibu Post Partum Dengan Kejadian Depresi Baby Blues Di Klinik PBM Elsi Raayana Tahun 2023.” 2(2).

Sri, Imanuel, Mei Wulandari, and Joanne Josephine. 2024. “HUBUNGAN KARAKTERISTIK IBU POSTPARTUM DENGAN KEJADIAN POSTPARTUM BLUES DI KLINIK YUNA MEDAN.” 6(2): 112–19.

Wayan, Ni et al. 2023. “Karakteristik Ibu Postpartum Dan Dukungan Suami Dengan Baby Blues Syndrome.” 11(1): 114–20.

Winarsih, Dwi, Silvia D Mayasari Riu, and Irma M Yahya. 2025. “Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Baby Blues Syndrome Pada Ibu Postpartum Di Wilayah Kerja Puskesmas Teling Manado Universitas Muhammadiyah Manado , Indonesia Seorang Perempuan . Kerentanan Bagi Ibu Menderita Baby Blues Lebih Sering Terjadi Pada Ibu.” 3(2).

Downloads

Published

2025-08-14

How to Cite

Simanullang, O. F., Siti Nurmawan Sinaga, Febriana Sari, Dora Cristina Br. Karo, Sonia Naesza Adelia Suherman, Sitti Nuraisyah and Kristiani Napitupulu (2025) “THE RELATIONSHIP BETWEEN POST-PART MOTHER CHARACTERISTICS AND THE INCIDENCE OF BABY BLUES IN THE INDEPENDENT PRACTICE OF MIDWIFE KRISTIANI NAPITUPULU TANJUNG MORAWA DISTRICT”, Mitra Husada Health Internasional Conference (MIHHICo), 5(1), pp. 139–144. Available at: http://prosidingmhm.mitrahusada.ac.id/index.php/mihhico/article/view/621 (Accessed: 12January2026).