CONTINUOUS OBSTETRIC CARE WITH UMBILICAL CORD WRAPPING IN MRS. J AT PMB Bd WANTI S. Keb MEDAN DELI DISTRICT MEDAN CITY NORTH SUMATRA
Keywords:
Obstetric Care, Umbilical Cord, WrappingAbstract
Tali pusar adalah struktur yang dapat melilit tubuh, bahu, lengan, atau leher bayi. Lilitan tali pusar dapat menyebabkan asfiksia, yang merupakan masalah kritis karena meningkatkan morbiditas dan mortalitas pada bayi baru lahir. Kondisi ini dapat mengganggu aliran darah dan oksigen dari plasenta ke janin, berpotensi mengakibatkan gawat janin, skor Apgar rendah, dan komplikasi neurologis jangka panjang jika tidak dideteksi dan ditangani dengan segera. (Mustar, 2019; Rohmah dkk., 2024) Puntiran tali pusar berulang kali ke satu arah dapat menghambat aliran darah dari ibu ke janin, berpotensi menyebabkan hasil fatal seperti kematian neonatal. Hambatan ini dapat menyebabkan berkurangnya pengiriman oksigen dan nutrisi, yang mengakibatkan keterlambatan pertumbuhan intrauterin, gawat janin, atau bahkan lahir mati jika tidak segera diidentifikasi dan ditangani. (Anggorowati & Widyawati, 2020; Shrestha & Karki, 2024) Studi ini menggunakan pendekatan studi kasus deskriptif yang dilakukan di Praktik Mandiri Bidan Wanti S. Keb di Distrik Medan Deli, Kota Medan, pada tahun 2025. Temuan ini menyoroti pentingnya pengawasan, intervensi tepat waktu, dan penerapan Kontinuitas Perawatan (COC) untuk meningkatkan hasil kesehatan ibu dan bayi baru lahir (Hasanah dkk., 2020; Organisasi, 2024).
References
Andina, & Fitriana. (2022). Asuhan Kebidanan Kehamilan, Persalinan, dan Nifas. Salemb
a
Medika.
Anggorowati, & Widyawati. (2020). Management of Umbilical Cord Entanglement in Labor. Jurnal Kebidanan Indonesia.
BKKBN, BPS, & Indonesia, K. K. R. (2017). Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia. BKKBN.
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. SAGE Publications.
Pasaribu, R. S., & Yanti, G. (2021). Implementation of continuity of care in maternal and neonatal services. Jurnal Kebidanan Mitra Husada, 6(1), 30–37.
(2022). Continuity of obstetric care in preventing complications of umbilical cord wrapping. Jurnal Kebidanan Dan Kesehatan Reproduksi.
Gultom, E. A., Ginting, A. B., & Pasaribu, R. S. (2023). Continuity of care in midwifery services to prevent labor complications. Jurnal Kesehatan Ibu Dan Anak, 14(2), 85–92.
Hasanah, & al., et. (2020). Continuity of Care in Midwifery Practice. Jurnal Kesehatan Ibu Dan Anak.
Maternity, D. (2022). Efektivitas Penggunaan Lidah Buaya (Aloevera) Terhadap Penyembuhan Luka Perineum Pada Ibu Nifas Diwilayah Kerja Puskemas Karang Anyar Lampung Selatan Tahun 2021. Jurnal Ilmiah Bidan, 6(2), 25–32. https://doi.org/10.61720/jib.v6i2.340
Mustar. (2019). Umbilical Cord Complications and Neonatal Asphyxia. Jurnal Kebidanan.
Organization, W. H. (2024). Global report on diabetes. World Health Organization. https://www.who.int
Rohmah, N., Sari, D., & Lestari, P. (2024). Umbilical cord entanglement and neonatal asphyxia outcomes. Journal of Maternal and Neonatal Health, 9(1), 45–52.
Shrestha, S., & Karki, S. (2024). Umbilical cord complications and perinatal mortality: A clinical review. International Journal of Obstetrics and Gynecology, 18(2), 112–120.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Esra Agustina Gultom, Astaria Br Ginting, Riska Susanti Pasaribu, Afrida, Gita Yanti Yanti, Seriusman Wati, Lampita Idriani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

