CONTINUITY OF MIDWIFERY CARE FOR MRS. N WITH MILD ANEMIA AT PMB HELEN TARIGAN SP SELAYANG, MEDAN CITY
Keywords:
Continuity, Midwifery Care, Mild AnemiaAbstract
Anemia adalah kondisi yang ditandai dengan berkurangnya jumlah sel darah merah atau konsentrasi hemoglobin yang lebih rendah dari normal, yang penting untuk mengangkut oksigen ke jaringan tubuh. Gejalanya dapat meliputi kelelahan, lemas, pusing, dan kesulitan bernapas. Kekurangan zat besi adalah penyebab paling umum, tetapi kekurangan folat, vitamin B12, dan vitamin A juga dapat berkontribusi. Anemia sering menyerang anak-anak, remaja putri, wanita yang sedang menstruasi, dan terutama wanita hamil dan pascapersalinan. Menurut Jurnal Keterlibatan Masyarakat dalam Kesehatan , penelitian dari fakultas kedokteran di seluruh Indonesia menunjukkan bahwa kejadian anemia pada ibu hamil di negara ini mencapai 50–63%. Penyebab utama anemia selama kehamilan adalah kekurangan zat besi, yang dipicu oleh faktor-faktor seperti multiparitas, status sosial ekonomi rendah, dan infeksi seperti malaria dan HIV. Selain itu, jarak kelahiran yang tidak teratur juga berkontribusi pada masalah ini. Untuk mengatasi tingginya prevalensi anemia pada ibu hamil, pemerintah telah meluncurkan program Perawatan Antenatal Terpadu. Program ini mencakup layanan konseling bagi ibu hamil untuk membantu mengatasi masalah gizi selama kehamilan. Ibu hamil juga diberikan tablet zat besi (Fe) dan asam folat, minimal 90 tablet selama kehamilan.
References
Adelia, L., Cyndiana, I., & Valegis, W. (2022). Pelaksanaan Pemberian Konsumsi Tablet Fe Untuk Puskesmas Idi Rayeuk Kabupaten Aceh Timur Tahun 2022. Kesehatan, 5, 2018–2022.
Kesehatan, D. (2018). Badan Pusat Statistik, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional, Kementerian Kesehatan. Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia 2017.
Kesehatan, R. K. (2023). BUKU SAKU PENCEGAHAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DAN REMAJA PUTRI.
Ledi, M., Putri, S. I., & Daramita, N. (2023). Korelasi Antara Status Gizi dan Hiperemesis Gravidarum dengan Kejadian Anemia pada Ibu Hamil Trimester I Correlation Between Nutritional Status and Hyperemesis Gravidarum with Anemia Incidence in First Trimester Pregnant Women. 2(2), 1–7.
Purba, E. M., Azizah, N., & Marliani, M. (2021). Pemberdayaan Ibu Hamil Untuk Mencegah Anemia Dengan Peningkatan Pengetahuan Di Wilayah Kerja Puskesmas Sialang Buah. Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR), 4, 419–425. https://doi.org/10.37695/pkmcsr.v4i0.1229
Sari, P., Dian, I., & Agustin Dwi, S. (2020). Anemia Dalam Kehamilan. In STIKES Majapahit Mojokerto. https://ejournal.stikesmajapahit.ac.id/index.php/EBook/article/download/696/700/
SDGs. (2024).
Sinaga, R., Purnamasari, E., & Sagala, R. (2024). The effect of beta vulgaris l juice on the acceleration of reducing the incidence of anemia in pregnant women. 12(5).
SKI. (2023). Survei Kesehatan Indonesia Tahun 2023. 1–68.
Tanjung, B. Y. (2023). PROFIL KESEHATAN PROVINSI SUMATERA UTARA. 1–23.
WHO. (2024). Guideline on haemoglobin cutoffs to define anaemia in individuals and populations. In Sustainability (Switzerland) (Vol. 11, Issue 1). http://scioteca.caf.com/bitstream/handle/123456789/1091/RED2017-Eng-8ene.pdf?sequence=12&isAllowed=y%0Ahttp://dx.doi.org/10.1016/j.regsciurbeco.2008.06.005%0Ahttps://www.researchgate.net/publication/305320484_SISTEM_PEMBETUNGAN_TERPUSAT_STRATEGI_MELESTARI
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Fifika Zai, Rosmani Sinaga, Eva Ratna Dewi, Helen Tarigan, Imel Berutu, Muspika Armed Wati Buulolo, Julianti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

