PERAWATAN TALI PUSAT ASI DAN TEKNIK TERBUKA TERHADAP WAKTU PELEPASAN TALI PUSAT PADA NEONATUS DI KLINIK NIRMALA SAPNI KEC. MEDAN PERJUANGAN KOTA MEDAN SUMATERA UTARA TAHUN 2025

Authors

  • Krisdayanti Pardosi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
  • Riska Susanti Pasaribu Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
  • Julia Anggraini Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
  • Zunifa Rahayu Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
  • Asnidar Ningsih Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
  • Cici Anika Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan

Keywords:

Perawatan Terbuka, Durasi Puput Tali Pusat, neonatus, infeksi tali pusat, Tetanus Neonatorum

Abstract

Latar Belakang: Fenomena infeksi tali pusat pada bayi baru lahir di Indonesia masih menjadi pemicu utama kasus Tetanus Neonatorum yang fatal, di mana spora bakteri Clostridium tetani mengontaminasi tali pusat yang belum lepas. Kondisi ini menuntut adanya inovasi perawatan yang efektif, salah satunya dengan memanfaatkan ASI sebagai agen topikal dibandingkan hanya menggunakan metode terbuka. Penelitian ini bertujuan untuk membedah perbedaan durasi lepasnya tali pusat antara kedua teknik tersebut menggunakan desain Quasi Eksperimen dengan pendekatan Post Test-Only Non Equivalent Control Group. Dilaksanakan di Klinik Nirmala Sapni pada medio April hingga Juni 2022, riset ini melibatkan 30 subjek yang dipilih melalui purposive sampling dan dibagi ke dalam dua kelompok intervensi. Data yang dihimpun melalui observasi sistematis menunjukkan bahwa pada kelompok yang menggunakan ASI, sekitar 40% bayi mengalami pelepasan tali pusat dalam waktu 6 hari. Sebaliknya, pada kelompok perawatan terbuka, durasi pelepasan cenderung lebih lambat, yakni berkisar antara 7 hingga 8 hari pada 26,7% responden. Hasil uji Independent T-test menghasilkan nilai signifikansi p = 0.000,.yang menegaskan adanya perbedaan efektivitas yang sangat nyata di antara kedua metode tersebut. Dengan demikian, penggunaan ASI secara topikal terbukti lebih unggul dalam mempercepat proses puput tali pusat dan sangat direkomendasikan untuk diimplementasikan di berbagai tatanan pelayanan kesehatan, mulai dari Rumah Sakit hingga Praktik Mandiri Bidan

References

Faktor Yang Mempengaruhi

ProsesPenyembuhan Luka. Jakarta: Buku

KesehatanAsiyah, N., Islami, &

Mustaghfiroh, L., (2017). Perawatan Tali

Pusat TerbukaSebagai Upaya Mempercepat

Pelepasan Tali Pusat.

Astari. R Y & Nurazizah D. (2019).

Perbandingan Metode Kolostrum Dan

Metode

Terbuka Terhadap Lama Pelepasan Tali

Pusat Pada Bayi Baru Lahir.

Faletehan Health Journal.

Departemen Kesehatan RI, (2016). Profil

Kesehatan Indonesia 2015. Jakarta:

Departemen Kesehatan RI.

Eka Puspitasari Amd.Keb dan Kurnia

Dwi Rimandini S.ST. (2014). Asuhan

Kebidanan Persalinan (Intranatal Care).

Jakarta: CV. Trans Info Media

Elise P, Megalina L. (2019).

Hubungan Perawatan Tali Pusat

Menggunakan Kassa Kering Steril Sesuai

Standar Dengan Lama Pelepasan Tali Pusat

Pada Bayi Baru Lahir Di Puskesmas Siantan

Hilir Tahun 2019. Jurnal Kebidanan-ISSN

-8121

Happy M.S, Sintya Y. 2019. Perawatan

Tali Pusat Dengan Topikal Asi Terhadap

lama Pelepasan Tali Pusat. Jurnal Kebidanan

Vol 5, No 4, Oktober 2019 : 364-370

Downloads

Published

2026-02-17