Kolerasi KOLERASI PENGETAHUAN, PENDIDIKAN DAN PARITAS IBU DENGAN KEJADIAN MASTITIS PADA IBU NIFAS DI PMB HEMAMALINA DESA WIHNI DURIN KECAMATAN SILIH NARA KABUPATEN ACEH TENGAH TAHUN 2025

Authors

  • Okta Piara Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
  • Mediana Br. Sembiring Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
  • ulfah lubis Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
  • wandana Lisfa Nuri Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
  • nova elizabet Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
  • sondang samosir Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
  • dian rengganis Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan

Keywords:

ibu nifas, mastitis, pengetahuan, Pendidikan Ibu, paritas

Abstract

Masa nifas merupakan periode penting bagi ibu setelah persalinan, di mana berbagai masalah kesehatan dapat terjadi, salah satunya adalah mastitis. Mastitis dapat menimbulkan ketidaknyamanan, mengganggu proses menyusui, serta berdampak pada kesehatan ibu dan bayi. Beberapa faktor yang diduga berhubungan dengan kejadian mastitis pada ibu nifas antara lain tingkat pengetahuan, tingkat pendidikan, dan paritas ibu. Pengetahuan yang kurang mengenai teknik menyusui dan perawatan payudara, tingkat pendidikan yang rendah, serta kurangnya pengalaman menyusui pada ibu primipara dapat meningkatkan risiko terjadinya mastitis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi tingkat pengetahuan, pendidikan, dan paritas ibu dengan kejadian mastitis pada ibu nifas di PMB Hemamalina Desa Wihni Durin Kecamatan Silih Nara Kabupaten Aceh Tengah Tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu nifas di PMB Hemamalina pada bulan Februari sampai April 2025. Sampel penelitian berjumlah 69 ibu nifas yang diambil menggunakan teknik total sampling. Variabel independen dalam penelitian ini adalah tingkat pengetahuan, pendidikan, dan paritas ibu, sedangkan variabel dependen adalah kejadian mastitis. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner terstruktur dan dianalisis secara statistik untuk mengetahui hubungan antarvariabel.

Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam meningkatkan upaya promotif dan preventif, khususnya peran tenaga kesehatan dalam memberikan edukasi mengenai perawatan payudara dan teknik menyusui yang benar, sehingga kejadian mastitis pada ibu nifas dapat dicegah dan keberhasilan pemberian ASI dapat ditingkatkan.

 

References

Br, Novita, Ginting Munthe, dan Iskandar Markus Sembiring. 2024. “Hubungan Pengetahuan Pemberian Kompres Air Hangat Sebagai Pencegahan Bendungan ASI Pada Ibu Nifas Relationship Between Knowledge of Giving Warm Water Compresses to Prevent Breast Milk Retention in Postpartum Mothers,” no. c, 59–67.

Di, Mastitis, Kabupaten Tanggamus, dan Provinsi Lampung. 2022.

https://journal.alifa.ac.id/index.php/jala” 12 (1): 26–31.Distr, English. 2000. “Mastitis.”

Dewi, R., Sinaga, R., Sinaga, K., Simanjuntak, M. G., Anggraini, F., & Sitompul, N. (2025). CONTINUITYOFCAREINMIDWIFERYFORBREASTENGORGEMENTINMRS. AATMIDWIFEWANTI'SINDEPENDENTPRACTICE, ACHELOROFMIDWIFERY, MEDAN DELI SUBDISTRICT, MEDAN CITY. In Mitra Husada Health Internasional Conference (MIHHICo) (Vol. 5, No. 1, pp. 555-559).

Eka Sarofah Ningsih, 2Husnul Muthoharoh, 3Usnur Erindah. 2021. “jurnal ilmiah kesehatan” 20 (2): 79–82. https://doi.org/10.33221/jikes.v20i2.124026 Juni 20217 Juli 202119 Juli 2021.

Imasari, Triffit. 2022. “Korelasi Bakteri Kokus Gram Positif Pada Swab Payudara dengan Tingkat Pengetahuan Mastitis pada Ibu Post Partum di Kediri,” 63–66.

Journal, Communnity Development, Yuli Suryanti, dan Rispa Rizkia. 2022. “Penyuluhan perawatan payudara pada ibu nifas” 3 (2): 421–24.

Kartini, S, Eka Fadillah Bagenda, S Hartati, S Prodi, Kebidanan Fakultas, Universitas Kurnia, dan Jaya Persada. 2025. “Pengaruh Edukasi Kesehatan Terhadap Pengetahuan Ibu Tentang Pencegahan Stunting Pada Balita di Posyandu Anggrek Wilayah Kerja Puskesmas Wara Kota Palopo hasil interaksi kompleks antara kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang . Faktor-faktor ini , Stunting masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan di Indonesia . Data Survei Status Gizi Indonesia tahun 2022 mencatat prevalensi stunting nasional sebesar 21 , 6 %. Angka ini menunjukkan bahwa lebih dari satu dari lima anak di Indonesia mengalami stunting di berbagai wilayah Indonesia . Intervensi gizi spesifik dan sensitif terus diupayakan.”

Kelas, Pengaruh, dan Breastfeeding Father. 2025. “Journal of Midwifery Science : Basic and Applied Research” 7:9–15.

Nasution, Dwi Mayaheti. 2025. “LITERATUREREVIEW Faktor Risiko Terjadinya Stunting

Manurung, H. R., Damanik, N. S., Simanjuntak, P., Tafonao, L., & Naila, S. (2025, August). THE RELATIONSHIP BETWEEN PREGNANT WOMEN'S KNOWLEDGE AND ATTITUDES ABOUT PERINEUM MASSAGE IN REDUCING PERINEUM RUPTURE AT THE MANIS MATA COMMUNITY HEALTH CENTER MANIS MATA DISTRICT KETAPANG REGENCY WEST KALIMANTAN PROVINCE IN 2024. In Mitra Husada Health Internasional Conference (MIHHICo) (Vol. 5, No. 1, pp. 423-427).

pada Balita DOI : https://doi.org/10.30596/jih.v6i2.19451” 6 (2).

Putri, Aqila T, July Ivone, Stella T Hasianna, Jl Prof, Drg Suria, Sumantri Mph, dan No Bandung. 2020. “Working Mothers and Successful Exclusive Breast Milk Provision ; An Observational Study in Hermina Bogor Public Hospital Ibu Bekerja dan Keberhasilan Pemberian ASI Eksklusif ; Sebuah Penelitian Observasional di Rumah Sakit Umum Hermina Bogor Faculty of Medicine Universitas Kristen Maranatha Department of Public Health Faculty of Medicine Universitas Kristen Maranatha Department of Physiology Faculty of Medicine Universitas Kristen Maranatha Corresponding author Corresponding author email : stella.th@med.maranatha.edu” 2 (6): 166–76.

S. N., & Simanulang, E. (2024). Pengaruh Kompres Daun Kubis Terhadap Pembengkakan Payudara Pada Ibu Nifas. Indonesian Health Issue, 3(2), 60-67.

Downloads

Published

2026-02-17