MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANAN PADA Nn.L DENGAN FIBROADENOMA MAMAE DI RUANG THAIF UPTD KHUSUS RSU HAJI MEDAN PROVSU TAHUN 2025
Keywords:
Kata Kunci: Asuhan kebidanan, Fibroadenoma mammae, Remaja, Pemeriksaan Payudara, Deteksi DiniAbstract
Fibroadenoma mammae (FAM) merupakan tumor jinak payudara yang sering ditemukan pada wanita usia muda, khususnya usia 14–35 tahun. Tumor ini ditandai dengan benjolan yang kenyal, berbatas tegas, mudah digerakkan, dan umumnya tidak menimbulkan nyeri. Menurut World Health Organization (WHO), kejadian FAM paling banyak ditemukan pada perempuan usia 15–25 tahun dan cenderung menurun setelah menopause. Di Indonesia, prevalensi FAM terus meningkat setiap tahun. Meskipun bersifat jinak, FAM dapat meningkatkan risiko kanker payudara, terutama pada fibroadenoma kompleks, sehingga diperlukan penanganan dan asuhan kebidanan yang tepat.Tujuan: Studi kasus ini bertujuan untuk melaksanakan manajemen asuhan kebidanan pada remaja dengan fibroadenoma mammae di Ruang Tha’if RSU Haji Medan melalui pendekatan 7 langkah Helen Varney dan pendokumentasian SOAP. Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi kasus dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian adalah Nn. L usia 18 tahun dengan diagnosis Fibroadenoma Mamae yang dirawat di Ruang Thaif UPTD Khusus RSU Haji Medan Tahun 2025. Pengumpulan data dilakukan melalui data subjektif, data objektif, dan catatan medis, kemudian dianalisis dengan membandingkan teori dan praktik asuhan kebidanan. Hasil: Hasil pengkajian menunjukkan bahwa pasien mengalami Fibroadenoma Mamae dan dilakukan tindakan eksisi fibroadenoma. Asuhan kebidanan dilaksanakan sesuai standar tanpa ditemukan kesenjangan antara teori dan praktik. Kondisi pasien pascaoperasi membaik, luka operasi kering, tanda vital dalam batas normal, dan pasien diperbolehkan pulang.Kesimpulan Manajemen asuhan kebidanan pada pasien Fibroadenoma Mamae telah dilakukan secara tepat, sistematis, dan komprehensif sesuai 7 langkah Varney, serta efektif dalam mendukung pemulihan pasien.
References
Larsen1, B. J. (2023). Counter-stereotypical messaging and partisan cues:. science advances.
Rheum Dis., A. B. ( 2021). EULAR Points to Consider (PtC) for designing, analysing and reporting of studies with work participation as an outcome domain in patients with inflammatory arthritis. epidemiologikal science.
Ajmal, M., Khan, S., & Ullah, S. (2023). Fibroadenoma of the breast. Journal of Clinical Medicine.
Chinese Society of Breast Surgery. (2021). Clinical practice guidelines for the diagnosis and treatment of breast fibroadenoma. Chinese Medical Journal.
Handayani. (2021). Dokumentasi asuhan kebidanan dengan metode SOAP. Jakarta: Salemba Medika.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Pedoman pemeriksaan payudara sendiri (SADARI).i
Munthe, J. (2022). Manajemen asuhan kebidanan berbasis 7 langkah Varney. Medan: Poltekkes Kemenkes RI.
Pearce, E. C. (2023). Anatomy and physiology for nurses. Elsevier Health Sciences.
Puspita, D., Sari, R., & Lestari, A. (2022). Deteksi dini penyakit payudara pada wanita usia subur. HIGEIA Journ
Purwanto. (2021). Penatalaksanaan eksisi fibroadenoma mammae. Jurnal Kesehatan.
Risnawati, I. (2022). Pengaruh edukasi SADARI terhadap pengetahuan wanita usia subur. Repository UIN Suska Riau.
Siloam Hospitals. (2024). Fibroadenoma mammae.
Sulistyowati, E., Handayani, S., & Pratiwi, D. (2022). Perilaku SADARI pada remaja putri. Jurnal Kebidanan.
Varney, H. (1997). Varney’s midwifery. Jones & Bartlett Publishers.
World Health Organization. (2023). Breast health and benign breast disease.
World Health Organization. (2024). Global breast cancer and benign breast disease guidelines.