ASUHAN KEPERAWATAN JIWA SERVICE EXCELLENT PADA PASIEN DENGAN GANGGUAN ISOLASI SOSIAL

Authors

  • Ines Natasya Situmorang Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
  • Petra Diansari Zega Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
  • Marcus Vinensius Hia Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
  • Rayani Sinaga Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
  • Essy Amalia Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
  • Putri Margaretha Manullang Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
  • Marta Br Silaban Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan

Keywords:

isolasi sosial, keperawatan jiwa, service excellent, skizofrenia, studi kasus

Abstract

Isolasi sosial adalah salah satu masalah dalam keperawatan jiwa yang sering ditemukan pada pasien dengan skizofrenia dan berdampak signifikan terhadap fungsi psikososial, kemampuan interaksi, serta kualitas hidup pasien. Kondisi tersebut ditandai dengan kecenderungan menarik diri, menurunya kemampuan berinteraksi dan berkomunikasi, rendahnya harga diri, serta adanya defisit dalam perawatan diri yang berpotensi menghambat proses pemulihan apabila tidak diberikan penatalaksanaan keperawatan secara tepat, menyeluruh, dan berkesinambungan.oleh sebab itu, dibutuhkan penerapan manajemen suhan keperawatan jiwa yang berfokus pada prinsip pelayanan prima (service excellent ) guna meningkatkan mutu pelayanan serta capaian hasil asuhan keperawatan. Penulisan artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan manajemen asuhan keperawatan jiwa berbasis service excellent pada pasien dengan gangguan isolasi sosial, serta menganalisis hasil asuhan keperawatan yang diberikan dan keterkaitannya dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kuialitatif terhadap satu pasien dengan diagnosis medis skizofrenia paranoid yang dirawat di ruang Mawar 1 UPTD Khusus Rumah Sakit Jiwa Prof.Dr.Muhammad Ildrem provinsi sumatera utara pada tahun 2025. Asuhan keperawatan dilaksanankan berdasarkan tahapan proses keperawatan yang meliputi pengkajian, penentuan diagnosis keperawatan, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil asuhan keperawatan menunjukkan bahwa pasien mengalami masalah utama berupa isolasi sosial degan perilaku menarik diri, disertai masalah harga diri rendah dan defisit perawatan diri. Setelah diberikan intervensi keperawatan secara bertahap, terapeutik, dan berorientasi pada pelayanan prima, pasien menunjukkan adanya peningkatan kemampuan dalam berinteraksi sosial, kepercayaan diri, serta kemandirian dalam melakukan aktivitas perawatan diri, meskipun masih memerlukan pendampingan dari perawat. Kesimpulan studi kasus ini menunjukkan bahwa penerapan manajemen asuhan keperawatan jiwa yang berorientasi service excellent efektif dalam meningkatkan fungsi adaptasi sosial dan mendukung proses pemulihan pasien dengan isolasi sosial. Pelaksanaan Asuhan keperawatan ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), terutama tujuan ke-3 (Good Health and Well-Being) dan tujuan ke-10 (Reduced Inequalities), melalui penyelengaraan pelayanan kesehatan jiwa yang bersifat inklusif, berorientasi pada nilai kemanusiaan, serta bebas stigma.

References

Agussamad, I. (2020). Hubungan Peran Keluarga dengan Kepatuhan Berobat Pasien Ganguan Jiwa DI Wilayah Kerja Puskesmas Karang Baru Kabupaten Aceh Tamiang. 3(2).

Agustina, F., & Rafiyah, I. (2023). Intervensi Latihan Keterampilan Sosial Pada Pasien Isolasi Sosial : A Case Report. SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah, 2(8), 2922–2929.

Apriliyani, I., Sundari, R. I., & Fadillah, S. N. (2022). Asuhan Keperawatan Gangguan Isolasi Sosial: Isolasi Sosial Pada Ny.Y Dengan Skizofrenia. Jurnal Keperawatan Jiwa, 10(4), 705. https://doi.org/10.26714/jkj.10.4.2022.705-714

Heymann, J., & Sprague, A. (2023). Meeting the UN Sustainable Development Goals for mental health: why greater prioritization and adequately tracking progress are critical. World Psychiatry, 22(2), 325–326. https://doi.org/10.1002/wps.21090

Putri, I. A., & Maharani, B. F. (2022). Journal of Public Health and Medical Studies. 1(1), 1–12.

Romana Sandrani Wangge1, A. R. H. : 25 F. 2025 R. : 4 M. 2025 A. : 24 M. 2025 A.K. P. S. S. T. (SST) P. K. D. I. S. (2021). Studi Kasus Penerapan Social Skill Training (SST) Pada Klien Dengan Isolasi Sosial. 5(April), 167–186.

Saragih, P. Y., Gurning, L., Afriani, D., Pasaribu, E., & Sitorus, T. W. (2024).Nursing Care For Mr. A With Social Isolation In The Bukit Barisan Room Of The Mental Hospital Prof. Dr. Muhammad Ildrem In 2024.

Simanjuntak, T. H., Gustina, E., Pratama, M.Y., & Olivia, N. (2024). Asuhan Keperawatan Defisit Perawatan Diri Pada Pasien Isolasi Sosial Di Rumah Sakit Jiwa Prof. Dr. M. Ildrem Medan. SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah, 3(1), 1–7. https://doi.org/10.55681/sentri.v3i1.1975

Sinaga, S. N. H. E. S. (2020). Pengaruh Pengetahuan Tentang Tuberculosis (TB) Terhadap tingkat kecemasan pada pasien TB Paru Di Rumah Sakit Tria Dipa Jakarta Tahun 2019. Excellent Midwifery Journal, 3(1).

Siringo-ringo, H., & Harahap, A. (2025). Mental Health Nursing Care Management Based On Service Excellence For Mr.D With Violent Behavior At Prof.Dr. Muhammad Ildrem Psychiatric Hospital,North Sumatra Province,Medan City,2025. 5, 190–196.

Zuraini, P., Sembiring, I. S., Agussamad, I., Gultom, L., Simamora, B. O., & Ratnasari, D. (2025). Excellent Nursing Care Management Service For Mrs .F With Suicide Risk At Prof .Dr. Muhammad Ildrem Mental Hospital Medan,Norht Sumatera Province,In 2025. 5.

Downloads

Published

2026-02-17