PENGARUH PEMBERIAN JAHE HANGAT DALAM MENGURANGI EMESIS GRAVIDARUM PADA IBU HAMIL TRIMESTER I DI PBM HJ HOTMA DELI SIREGAR
Keywords:
Jahe Hangat, Emesis Gravidarum, Ibu Hamil Trimester IAbstract
Emesis gravidarum merupakan keluhan umum pada ibu hamil trimester pertama yang jika tidak ditangani dapat berkembang menjadi hiperemesis gravidarum dan mengganggu asupan nutrisi janin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian jahe hangat dalam mengurangi frekuensi mual dan muntah pada ibu hamil trimester pertama di PBM HJ Hotma Deli Siregar pada tahun 2022. Metode penelitian ini menggunakan desain quasy experiment dengan pendekatan one group pretest-posttest. Populasi penelitian adalah seluruh ibu hamil trimester pertama yang mengalami emesis gravidarum di lokasi penelitian, dengan sampel yang diambil menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui lembar observasi frekuensi mual muntah sebelum dan sesudah intervensi pemberian seduhan jahe hangat selama tujuh hari berturut-turut. Analisis data dilakukan secara statistik untuk membandingkan rata-rata skor emesis sebelum dan sesudah perlakuan guna melihat efektivitas intervensi tersebut. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan frekuensi emesis gravidarum yang signifikan setelah pemberian jahe hangat secara rutin. Sebagian besar responden melaporkan penurunan intensitas mual terutama pada pagi hari dan merasa lebih nyaman dalam mengonsumsi makanan harian. Simpulan dari penelitian ini adalah pemberian jahe hangat berpengaruh efektif dalam menurunkan tingkat mual dan muntah pada ibu hamil trimester pertama. Hasil ini merekomendasikan jahe hangat sebagai terapi komplementer yang aman dan ekonomis bagi ibu hamil dalam manajemen emesis gravidarum secara mandiri.
References
Aritonang, J., Siregar, R. N., dan Manurung, R. J. Efektivitas Pemberian Seduhan Jahe Hangat Dalam Mengatasi Mual Muntah Pada Ibu Hamil Trimester I. Jurnal Kesehatan Masyarakat.
Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara. Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Mengenai Kesehatan Ibu dan Anak. Medan: Dinkes Sumut.
Kementerian Kesehatan RI. Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Tata Laksana Mual dan Muntah pada Kehamilan. Jakarta: Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan.
Lestari, W., dan Aminah, S. Pengaruh Pemberian Air Jahe Terhadap Penurunan Frekuensi Mual Muntah pada Ibu Hamil Trimester I. Jurnal Ilmu Kebidanan. PBM HJ Hotma Deli Siregar. Data Register Kunjungan Ibu Hamil dan Laporan Bulanan Emesis Gravidarum Tahun 2022. Deli Serdang: Dokumentasi PBM.
Nainggolan, A. W., Situmorang, F. N. S., Sari, S. N., Sinaga, R., & Tarigan, I. (2023). KIE Yang Service Excellent Pada Ibu Hamil Tentang Hiperemesis Gravidarum Di Desa Bangun Rejo Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang Tahun 2022. Jurnal Kabar Masyarakat, 1(2), 176-183.
Sari, D. P., dan Romadoni, S. Efektivitas Minuman Jahe Hangat Untuk Mengurangi Emesis Gravidarum Pada Ibu Hamil. Jurnal Ilmiah Keperawatan.
Sinaga, R., Bakara, S. M. P., Sinaga, K., Butar, D. S. B., Damanik, N., Bancin, S. A., & Manalu, V. (2025). Pemberdayaan Ibu Hamil Trimester I Dalam Mengatasi Hiperemesis Gravidarum Menggunakan Jahe Emprit. Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS, 3(2), 391-398.Kementerian Kesehatan RI. Pedoman Pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) Bagi Ibu Hamil. Jakarta: Direktorat Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak.
Tiran, D. Ginger and Its Efficacy in Managing Nausea and Vomiting during Pregnancy: A Systematic Review. Complementary Therapies in Clinical Practice.
World Health Organization (WHO). WHO Recommendations on Antenatal Care for a Positive Pregnancy Experience: Nutritional Interventions. Geneva: WHO Press.