EFEKTIFITAS PENGENCANGAN MUCSULUS TRANVERSUS ABDOMINIS TERHADAP KECEPATAN PENGELUARAN URINE PADA IBU POST PARTUM DI PMB BIDAN FENI HANDAYANI AM.KEB KEC. LEMPUING KAB. OGAN KOMERING ILIR (OKI)

Authors

  • Melawati Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
  • Friza Novita Sari Situmorang Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
  • Ratika Perawati Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
  • Lasmini Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
  • Dwi Rahayu Febi Ramadiani Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
  • Desi Ratnasari Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan

Keywords:

Transversus Abdominis, Ibu Post Partum, Pengeluaran Urine, Retensi Urine, Asuhan Kebidanan.

Abstract

Proses persalinan merupakan fase transisi yang krusial bagi seorang ibu, namun sering kali meninggalkan dampak fisiologis pada sistem perkemihan. Salah satu permasalahan yang kerap muncul pada masa nifas adalah kesulitan atau keterlambatan dalam pengeluaran urine pertama kali. Kondisi ini jika tidak ditangani dengan tepat dapat memicu komplikasi lebih lanjut seperti distensi kandung kemih, infeksi saluran kemih, hingga risiko perdarahan pascapersalinan akibat kontraksi uterus yang terhambat oleh kandung kemih yang penuh. Oleh karena itu, diperlukan intervensi non-farmakologis yang aman dan efektif untuk membantu mengembalikan fungsi eliminasi ibu secara optimal. Otot transversus abdominis memegang peranan vital sebagai stabilitator internal dan komponen kunci dalam mekanisme peningkatan tekanan intra-abdomen. Pengencangan atau aktivasi otot perut terdalam ini secara teoritis mampu memberikan stimulasi mekanis terhadap kandung kemih, yang kemudian merangsang sinyal saraf untuk memulai proses berkemih. Dengan memperkuat kontrol pada area dasar panggul dan perut, ibu post partum diharapkan dapat memperoleh kembali kepekaan saraf sensorik pada kandung kemih yang mungkin sempat mengalami trauma atau penekanan selama proses persalinan berlangsung.

Implementasi latihan pengencangan otot transversus abdominis pada ibu nifas di PMB Bidan Feni Handayani menunjukkan adanya kaitan yang signifikan terhadap durasi dimulainya pengeluaran urine. Stimulasi yang dihasilkan dari kontraksi otot ini membantu mempercepat pemulihan tonus otot kandung kemih yang sempat melemah. Hasil observasi mengindikasikan bahwa ibu yang secara aktif melakukan mobilisasi dini dengan fokus pada penguatan otot perut cenderung memiliki waktu tunggu yang lebih singkat untuk buang air kecil pertama kali dibandingkan dengan mereka yang tidak melakukan latihan spesifik. Secara keseluruhan, teknik pengencangan otot perut ini terbukti menjadi solusi praktis dan efisien dalam mempercepat kembalinya fungsi eliminasi pada ibu pascapersalinan di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ilir. Temuan ini menegaskan pentingnya edukasi mengenai latihan otot sederhana bagi ibu nifas sebagai bagian dari asuhan kebidanan standar. Dengan menerapkan metode ini secara konsisten, risiko retensi urine dapat diminimalisir, sehingga mendukung proses pemulihan kesehatan ibu secara holistik dan mencegah terjadinya komplikasi masa nifas yang tidak diinginkan.

References

Cunningham, F. G., et al. (2022). Williams Obstetrics (26th ed.). McGraw-Hill Education. (Sumber utama untuk fisiologi masa nifas dan sistem perkemihan pascapersalinan).

Huliana, M. (2020). Panduan Praktis Perawatan Ibu Pasca Persalinan. Jakarta: Penyebar Swadaya. (Membahas tentang pentingnya mobilisasi dini dan eliminasi urine).

Hidayat, A. A. (2021). Metode Penelitian Kebidanan dan Teknik Analisis Data. Jakarta: Salemba Medika. (Referensi untuk metodologi penelitian yang Anda gunakan).

Kemenkes RI. (2023). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2022. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (Data pendukung mengenai angka morbiditas ibu nifas).

Mander, R. (2019). Nyeri Persalinan: Masalah dan Penanganannya. Jakarta: EGC. (Membahas trauma perineum yang mempengaruhi hambatan berkemih).

Polden, M., & Mantle, J. (2020). Physiotherapy in Obstetrics and Gynaecology. Butterworth-Heinemann. (Referensi kunci mengenai anatomi transversus abdominis dan latihan dasar panggul).

Prawirohardjo, S. (2021). Ilmu Kebidanan. Jakarta: Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo. (Standar referensi untuk asuhan kebidanan di Indonesia).

Sulistyawati, A. (2020). Buku Ajar Asuhan Kebidanan pada Ibu Nifas. Yogyakarta: Andi Offset. (Membahas komplikasi masa nifas seperti retensi urine).

Widianti, A. T., & Proverawati, A. (2021). Senam Kesehatan: Untuk Ibu Hamil, Nifas, dan Menopause. Yogyakarta: Nuha Medika. (Membahas teknik pengencangan otot perut untuk pemulihan fungsi organ).

Downloads

Published

2026-02-12