PEMBERDAYAAN IBU DALAM MENINGKATKAN KUALITAS TIDUR BAYI MELALUI PIJAT BAYI
Keywords:
Pemberdayaan Ibu, Pijat Bayi, Kualitas Tidur Bayi, Pertumbuhan Bayi, Stimulasi TaktilAbstract
Latar Belakang: Kualitas tidur yang baik sangat krusial bagi pertumbuhan fisik dan perkembangan otak bayi. Banyak ibu mengalami kendala terkait pola tidur bayi yang tidak teratur, yang juga berdampak pada tingkat kelelahan ibu (maternal fatigue). Pijat bayi merupakan terapi sentuhan (touch therapy) yang diketahui dapat menurunkan kadar kortisol dan meningkatkan melatonin untuk memperbaiki siklus tidur. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberdayaan ibu dalam melakukan pijat bayi secara mandiri terhadap peningkatan kualitas tidur bayi. Metode:Penelitian ini menggunakan desain quasi-experiment dengan rancangan pretest-posttest control group. Sampel terdiri dari ibu yang memiliki bayi usia 3–12 bulan. Intervensi berupa pelatihan teknik pijat bayi yang benar kepada ibu melalui sesi demonstrasi dan redemonstrasi. Kualitas tidur bayi diukur menggunakan instrumen Brief Infant Sleep Questionnaire(BISQ) sebelum dan setelah 4 minggu intervensi. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada kualitas tidur bayi di kelompok intervensi (), yang ditandai dengan durasi tidur malam yang lebih panjang dan penurunan frekuensi terbangun di malam hari. Ibu yang diberdayakan merasa lebih percaya diri (self-efficacy) dan memiliki ikatan batin (bonding attachment) yang lebih kuat dengan bayinya. Kesimpulan: Pemberdayaan ibu melalui pelatihan pijat bayi efektif dalam meningkatkan kualitas tidur bayi. Program ini disarankan untuk diintegrasikan dalam pelayanan posyandu atau kelas ibu balita sebagai upaya promotif kesehatan anak.
References
Anurogo, D., dan Wulandari, A. (2021). Deteksi Dini dan Manajemen Stress pada Ibu Pascasalin. Yogyakarta: Penerbit Andi.
Field, T. (2020). Pediatric Massage Therapy Research. Miami: Touch Research Institute, University of Miami School of Medicine.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Kurikulum Pelatihan Stimulasi, Deteksi dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang Anak (SDIDTK). Jakarta: Kemenkes RI.
Kusmiran, E. (2021). Kesehatan Reproduksi Remaja dan Wanita: Modul Pemberdayaan Ibu dan Anak. Jakarta: Salemba Medika.
Lestari, P., dan Wijayanti, K. (2022). Pengaruh Pijat Bayi terhadap Kualitas Tidur Bayi Usia 3-12 Bulan di Puskesmas Kabupaten. Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan, 13(2), 210-218.
Manurung, B., Damanik, N. S., & Simanjuntak, E. D. N. B. (2024). Pemberdayaan Suami Dalam Melakukan Pijat Oksitosin Terhadap Pengeluaran ASI Pada Ibu Nifas Di Praktek Bidan Madiri Rimenda Br Tarigan Kecamatan Medan Denai Tahun 2024. Compromise Journal: Community Professional Service Journal, 2(2), 26-30.
Nainggolan, A. W., Lusiatun, L., Damanik, L. P., Munthe, J., Barus, M., & Khairiyah, K. (2022). Pemberdayaan Ibu dalam Meningkatkan Kualitas Tidur Bayi Melalui Pijat Bayi. Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR), 5, 1-10.
Roesli, U. (2020). Pedoman Pijat Bayi (Edisi Revisi). Jakarta: PT Trubus Agriwidya.
Saryono, dan Waluyo, A. (2021). Metodologi Penelitian Keperawatan dan Kebidanan. Yogyakarta: Nuha Medika.
Sinaga, E., dan Saribanon, N. (2022). Manajemen Kesehatan Menstruasi dan Kesehatan Reproduksi. Jakarta: Universitas Nasional.
Walker, P. (2021). Baby Massage: The Magic of Touch. London: Hamlyn Publishing.
Walyani, E. S. (2020). Asuhan Kebidanan Masa Nifas dan Menyusui. Yogyakarta: Pustaka Baru Press.