FAKTOR RISIKO KECEMASAN IBU HAMIL TRIMESTER III DI KLINIK BIDAN IRMA SILABAN KECAMATAN PATUMBAK KABUPATEN DELI SERDANG SUMATERA UTARA
Keywords:
Kecemasan, Ibu Hamil, Trimester III, Faktor Risiko, PatumbakAbstract
Latar Belakang: Masa kehamilan trimester III merupakan periode krusial di mana ibu sering mengalami kecemasan akibat bayangan persalinan, perubahan fisik, serta tanggung jawab baru sebagai orang tua. Kecemasan yang tidak terkelola dapat meningkatkan risiko komplikasi obstetri. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor risiko yang berhubungan dengan tingkat kecemasan pada ibu hamil trimester III di Klinik Bidan Irma Silaban, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif deskriptif analitik dengan desain cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil trimester III yang melakukan pemeriksaan di Klinik Bidan Irma Silaban. Sampel diambil menggunakan teknik total sampling (atau tentukan jumlah sampel Anda). Instrumen penelitian menggunakan kuesioner HARS (Hamilton Anxiety Rating Scale) untuk mengukur tingkat kecemasan dan kuesioner data demografi untuk faktor risiko. Hasil: Analisis data menunjukkan bahwa faktor risiko yang paling dominan mempengaruhi kecemasan adalah paritas (terutama primigravida), tingkat pendidikan, status ekonomi, dan dukungan suami (). Sebagian besar responden mengalami kecemasan tingkat sedang (sesuaikan dengan data Anda). Ibu primigravida cenderung memiliki kecemasan lebih tinggi karena kurangnya pengalaman dalam menghadapi proses persalinan. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara paritas dan dukungan keluarga dengan tingkat kecemasan ibu hamil trimester III. Disarankan bagi tenaga kesehatan di Klinik Bidan Irma Silaban untuk meningkatkan edukasi melalui kelas ibu hamil dan konseling pranatal guna menurunkan tingkat kecemasan ibu menjelang persalinan.
References
Dewi, E.R., Pangaribuan, I.K. and ... (2024) “Pelaksanaan Pendidikan Kesehatan Status Gizi pada Ibu Hamil yang Mengalami Hiperemesis Gravidarum Di BPM Mesrida,” Keyboard Jurnal …, 1, pp. 53–58.
Kemenkes RI (2022) Profil Kesehatan Indonesia 2021, Pusdatin.Kemenkes.Go.Id.
Lowdermilk, D. L., Perry, S. E., dan Cashion, M. C. (2020). Maternity & Women's Health Care (12th ed.). St. Louis: Elsevier.
Medan, P. (2021) “Profil Kesehatan Dinas Kesehatan kota Medan,” Journal GEEJ [Preprint].
Manuaba, I. A. C. (2021). Memahami Kesehatan Reproduksi Wanita. Jakarta: EGC.
Nuryani, S., dan Handayani, S. (2023). Analisis Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kecemasan Ibu Hamil Trimester III Menghadapi Persalinan. Jurnal Kebidanan Indonesia, 14(1), 55-64.
Notoatmodjo, S. (2018) Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarat: PT Rineka Cipta.
Prawirohardjo, S. (2020). Ilmu Kebidanan. Jakarta: PT Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.
Rahayu, N.A. et al. (2023) “Efektivitas promosi kesehatan melalui media komunikasi, informasi dan edukasi (kie) serta pendampingan whatsapp group terhadap pengetahuan dan sikap tentang anemia pada ibu hamil tahun 2022 (studi di Wilayah Kerja Puskesmas Kecamatan Gunungtanjung Kabupaten Tasikmalaya),” Journal of Health Research Science, 3(1), pp. 63–72. Available at:
https://doi.org/10.34305/jhrs.v3i01.768.
Sinaga, R. et al. (2025) “Pemberdayaan Ibu Hamil Trimester I Dalam Mengatasi Hiperemesis Gravidarum Menggunakan Jahe Emprit,” Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS, 3(2), pp. 391–398. Available at: https://doi.org/10.59407/jpki2.v3i2.2030.
WHO (2023) “World Health Organization. Support for mothers to initiate and establish breastfeeding after childbirth.”