PENGARUH PERAWATAN PAYUDARA PADA IBU POST PARTUM

Authors

  • Marpiani Gulo Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
  • Ribur Sinaga Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
  • Marselina Cinintya Lestari Lahagu Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
  • Sopi Arabiah Bancin Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
  • Mitra Esensial Gulo Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
  • Novalita Eudia Pasaribu Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
  • Veronika Manalu Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
  • Efra Tasiya Sitio Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan

Keywords:

Perawatan Payudara, Ibu Post Partum, Kelancaran ASI, Laktasi, Asuhan Kebidanan

Abstract

Periode postpartum adalah tahap penting bagi ibu dan bayi, terutama dalam keberhasilan pemberian Air Susu Ibu (ASI). Salah satu langkah nonfarmakologis yang mendukung produksi dan pengeluaran ASI secara lancar adalah perawatan payudara. Namun, praktik perawatan payudara pada ibu postpartum masih belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perawatan payudara terhadap kelancaran pengeluaran ASI pada ibu postpartum. Menggunakan desain quasi-eksperimen dengan pendekatan pretest–posttest, sampel berjumlah 60 ibu postpartum yang dipilih secara purposive sampling. Intervensi berupa perawatan payudara dilakukan dua kali sehari selama 7 hari. Parameter yang diamati meliputi tanda kelancaran ASI. Data dianalisis dengan uji paired t-test dan uji Wilcoxon. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan pada kelancaran pengeluaran ASI setelah perawatan payudara (p < 0,001). Kesimpulannya, perawatan payudara berpengaruh signifikan terhadap kelancaran pengeluaran ASI pada ibu postpartum dan disarankan sebagai bagian dari asuhan kebidanan rutin.

References

Azizah, N. (2025). Optimalisasi Peran Fasilitator Dalam Kelas Ibu Hamil Untuk Meningkatkan Kesiapsiagaan Menghadapi Perdarahan Postpartum Di Desa Bangun Rejo Tahun 2025. Jurnal Pengabdian Masyarakat 360 Derajat, 2(1), 46–52. https://doi.org/10.35328/b19jpd27

Elisabeth Siwi Walyani, E. P. (2022). Asuhan kebidanan masa nifas & menyusui.

Hall, J. E., & Hall, M. E. (2021). Guyton and Hall textbook of medical physiology (14th edition). Elsevier, Philadelphia, PA, 2021.

Kemenkes RI. (2024). Memperlancar Produksi ASI.

Manurung, H. (2020). Pengaruh Pijat Oksitosin Terhadap Kelancaran ASI Pada Ibu Nifas Di Puskesmas Sitinjo Kabupaten Dairi Tahun 2019. Exxcellent Midwifery Journal, 3(1), 69–78.

Marliani, dkk. (2025). EDUKASI BERBASIS KELUARGA TENTANG PEMBERIAN ASI EKSLUSIF UNTUK PENCEGAHAN STUNTING PADA BAYI DI KELURAHAN PERDAGANGAN III KECAMATAN BANDAR KABUPATEN SIMALUNGUN TAHUN 2024. 3(1), 259–264.

Puput Kurnia Sari, Dian Ika Puspitasari, Aulia, S. (2021). Hubungan Perawatan Payudara pada Masa Kehamilan dengan Keberhasilan Pemberian Asi Eksklusif. 4(1), 10–12.

Sianipar,YG, dkk. (2024). Hubungan Pemberian ASI Ekslusif dengan Kejadian Diare pada Bayi Usia 6-12 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Tolamaera Kecamatan Gunungsitoi Idanoi Provinsi Sumatera Utara. Antigen : Jurnal Kesehatan Masyarakat Dan Ilmu Gizi, 2(3), 207–211. https://doi.org/10.57213/antigen.v2i3.339

WHO. (2023a). Nursing Care mortality rates. World Health Forum.

WHO. (2023b). World Health Organization. Support for mothers to initiate and establish breastfeeding after childbirth.

Downloads

Published

2026-02-12