HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN PARITAS DENGAN KEJADIAN HIPEREMESIS GRAVIDARUM PADA IBU HAMIL TRIMESTER I DI RS NURAINI KECAMATAN KOTA PINANG KABUPATEN LABUHAN BATU SELATAN PROVINSI SUMATERA UTARA TAHUN 2024
Keywords:
Pengetahuan, Paritas, Hiperemesis Gravidarum, Ibu Hamil Trimester IAbstract
Hiperemesis gravidarum adalah kondisi mual dan muntah berlebihan selama kehamilan yang berisiko bagi kesehatan ibu dan janin jika tidak ditangani dengan benar. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi hubungan antara tingkat pengetahuan dan paritas ibu terhadap kejadian hiperemesis gravidarum pada ibu hamil trimester I. Penelitian dilakukan di RS Nuraini, Kecamatan Kota Pinang, Kabupaten Labuhan Batu Selatan, Sumatera Utara, tahun 2024. Metodologi yang digunakan adalah analitik kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi studi mencakup seluruh ibu hamil trimester I yang menjalani kunjungan atau perawatan di RS Nuraini selama periode penelitian. Sampel diambil melalui teknik total sampling atau purposive sampling untuk memperoleh data yang mewakili kondisi klinis dan latar belakang responden. Data menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki pengetahuan yang masih rendah mengenai manajemen mual dan muntah saat hamil. Selain itu, hasil menunjukkan bahwa ibu primigravida lebih rentan mengalami hiperemesis berat dibandingkan dengan multigravida, mengindikasikan bahwa pengalaman sebelumnya dan pemahaman yang baik bisa memengaruhi kesiapan fisik dan mental dalam menghadapi perubahan hormonal. Analisis statistik dengan uji Chi-Square menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dan kejadian hiperemesis gravidarum (p < 0,05), begitupun paritas yang berkorelasi secara bermakna dengan frekuensi mual muntah berlebihan. Temuan ini menegaskan bahwa kurangnya pengetahuan medis dan kondisi kehamilan pertama menjadi faktor risiko utama yang memicu keparahan kondisi pasien di RS Nuraini.
References
Dewi, E. R., Pangaribuan, I. K., & ... (2024). Pelaksanaan Pendidikan Kesehatan Status Gizi pada Ibu Hamil yang Mengalami Hiperemesis Gravidarum Di BPM Mesrida. Keyboard Jurnal …, 1, 53–58.
Hulu, M., Nababan, D., & Manurung, J. (2022).FactorsThat Influence Hyperemesis
Gravidarum. Jurnal KebidananMalahayati, 8(2), 297–315. https://doi.org/10.33024/jkm.v8i2.5734Hyperemesis Gravidarum Nutrition Care
Rini DA Politeknik KementerianKesehatan Semarang. Journal ofNutrition and Health, 9(1), 44–52.
Idham, O. K., & Mourisa, C. (2022). Hubungan antara stres dan paritas ibu dengan
Hiperemesis Gravidarum pada Ibu Hamil di Kota Medan (Doctoral dissertation).
Jurnal Asuhan Ibu Kristina Paskana1, V. G. (2020). Hubungan Paritas Dengan Kejadian Hiperemesis Gravidarum Pada Ibu Hamil. Jurnal Asuhan Ibu&Anak, 5, 28.
Nugroho, D. T. (2022). Kasus Emergency Kebidanan untuk kebidanan dan keperawatan. Kesehatan, 1(2), 41– 46. https://doi.org/10.30604/jika.v1i2.19
Rambe, N., & Nasution, L. K. (2022). Gambaran pengetahuan dan sikap ibu hamil tentang antenatal care di wilayah kerja
Puskesmas Simarpinggan Kabupaten Tapanuli Selatan. Jurnal Kesehatan
Masyarakat Darmais (JKMD), 5–12.
Septalia Dale, D. (2019). psikologi kebidanan. Pustaka Baru Press.
Sulistyoningsih, H. (2022). Nutrisi untuk kesehatan ibu dan anak.
Nainggolan, A. W., Situmorang, F. N. S., Sari, S. N., Sinaga, R., & Tarigan, I. (2023). KIE Yang Service Excellent Pada Ibu Hamil Tentang Hiperemesis Gravidarum Di Desa Bangun Rejo Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang Tahun 2022. Jurnal Kabar Masyarakat, 1(2), 176-183.
Sinaga, R., Putri Bakara, S. M., Sinaga, K., Butar Butar, D. S., Damanik, N., Bancin, S. A., & Manalu, V. (2025). Pemberdayaan Ibu Hamil Trimester I Dalam Mengatasi Hiperemesis Gravidarum Menggunakan Jahe Emprit. Jurnal Pengabdian Kolaborasi Dan Inovasi IPTEKS, 3(2), 391–398. https://doi.org/10.59407/jpki2.v3i2.2030
WHO. (2023). Nursing Care mortality rates. World Health Forum.