ASUHAN KEPERAWATAN GERONTIK YANG EXCELLENT PADA NY. R DENGAN DIABETES MELITUS TIPE II DI UPTD PELAYANAN SOSIAL LANJUT USIA BINJAI KOTA BINJAI PROVINSI SUMATERA UTARA TAHUN 2024
Keywords:
Lansia, menua, diabetes melitus tipe IIAbstract
Lansia (lanjut usia) adalah seseorang yang telah memasuki tahapan akhir dari fase kehidupan. Kelompok lansia ini akan mengalami proses penuaan. Proses penuaan adalah suatu keadaan yang terjadi didalam khidupan manusia. Proses penuaan dimulai sejak awal kehidupan, bukan hanya pada suatu titik waktu. Kehidupan manusia melewati tiga tahap, yaitu anak, dewasa dan tua yang merupakan proses yang alami (Adriani, 2021). Menua adalah menghilangnya secara bertahap kemampuan jaringan untuk memperbaiki diri atau mengganti dan menjalankan fungsi normalnya, sehingga jaringan tidak dapat bertahan terhadap infeksi dan memperbaiki kerusakan yang diterima, dikenal sebagai menua (Ruswadi, 2022).Diabetes Melitus merupakan penyakit metabolik yang ditandai dengan adanya kenaikan gula darah disebabkan oleh terganggunya hormone insulin yang memiliki fungsi untuk menjaga homeostatis tubuh dengan cara menurunkan kadar gula dalam darah. Diabetes Melitus tipe 2 adalah penyakit tidak menular yang sering terjadi akibat pola makan dan aktivitas fisik yang kurang baik. Pola makan dan aktivitas fisik yang tidak teratur perlu diketahui untuk membantu klien dalam mempertahankan kadar gula darahnya (Astutisari et al., 2022). Diabetes mellitus (DM) merupakan salah satu penyakit tidak menular uang memiliki prevalensi yang tinggi di Indonesia. Hasil survei menunjukkan penderita diabetes di Indonesia mencapai 10,9% dari jumlah rakyat Indonesia, diperkirakan prevalensinya mencapai 11,7% pada tahun 2023. Pada kelompok usia lanjut usia (lebih dari 60 tahun) tercatat 6,5% terdiagnosis DM dengan 6,06% diantaranya melakukan pengobatan; 5,46% melakukan pengobatan sesuai petunjuk; dan 4,12% melakukan kunjungan ulang ke layanan kesehatan (Desa et al., 2024). Berdasarkan survey awal pada saat dinas Keperawatan Gerontik di UPTD Pelayanan Sosial Lanjut Usia Binjai. Jumlah lansia dari 18 Wisma sebanyak 179 Lansia, terdapat lansia yang mengalami Diabetes Melitus Tipe II sebanyak 22 lansia.
References
Adriani, D. R. B. (2021). BUKU AJAR KEPERAWATAN GERONTIK (M. S.
Sudirma (ed.); Desember). adanuabimata@gmail.com
Ambarwati. (2024). Diabetes Melitus Tipe 2: Konsep Penyakit dan Tatalaksana (Diva Finasty (ed.); Februari).
Anastasia Suci Sukmawati. (2024). BUKU AJAR KEPERAWATAN GERONTIK
(P. I. Daryaswanti (ed.); Februari). sonpediapublishing@gmail.com
Astutisari, I. D. A. E. C., AAA Yuliati Darmini, A. Y. D., & Ida Ayu Putri Wulandari, I. A. P. W. (2022).
Hubungan Pola Makan Dan Aktivitas Fisik Dengan Kadar Gula Darah Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Di Puskesmas Manggis I. Jurnal Riset Kesehatan Nasional, 6(2), 79–87. https://doi.org/10.37294/jrkn.v6i2.35 0
Desa, D. I., Kecamatan, C., Kabupaten, K., & Bali, T. (2024). Jurnal Sinergi Kesehatan Indonesia Volume 2 Nomor 1 ( 2024 ) Jurnal Sinergi Kesehatan Indonesia Volume 2 Nomor 1 ( 2024 ). 2, 1–9.
https://doi.org/10.55887/jski.v2i1.19 Dr. Saimi, SKM., M.Kes., dan Satriyadi,
S.Kep., Ns, M. K. (2024). Diabetes Melitus Tipe 2: Memahami dan Mengatasi Fluktuasi Gula Darah melalui Pengetahuan dan Sikap yang Tepat (N. Duniawati (ed.); Juni). penerbitadab@gmail.com
Harefa, Evi Martalinda, R. T. L. (2023). MONOGRAF FAKTOR RESIKO KEJADIAN DIABETES MELITUS
TIPE 2 (Widi (ed.); Oktober). Istiqomah, N. (2024). Manajemen
Diabetes Melitus Tipe 2 mellaui penguatan Self-Efficacy dan Self Agency (N. Duniawati (ed.); Oktober). penerbitadab@gmail.com
Minarti, S.Kep. Ns., M. K. S. K. (2024).
KONSEP KESEHATAN USIA LANJUT.
Murtiningsih, M. K., Pandelaki, K., & Sedli, B. P. (2021). Gaya Hidup sebagai Faktor Risiko Diabetes Melitus Tipe 2. E-CliniC, 9(2), 328. https://doi.org/10.35790/ecl.v9i2.328 52
Ns. Mahyar Suara, Ph.D dan Ns. Tri Mochartini, M.Kep., S. K. M. (2023). Konsep Keperawatan Gerontik Dengan Pendekatan SDKI, SLKI, dan SIKI (T. A. Maftuhin (ed.)).
Ruswadi, D. I. (2022). KEPERAWATAN
GERONTIK Pengetahuan Praktis Bagi Perawat dan Mahasiswa Keperawatan (N. Duniawati (ed.); Pertama). Oktober. adanuabimata@gmail.com