STUDI LITERATUR : FAKTOR DETERMINAN KEJADIAN KEHAMILAN ANEMBRIONIK (BLIGHTED OVUM)
Keywords:
Blighted ovum; Kehamilan anembrionikAbstract
Blighted ovum atau kehamilan anembrionik merupakan keadaan dimana seorang wanita hamil namun tidak terdapat janin didalam kandungannya, dikarenakan ovum yang dibuahi tidak berkembang. Hingga saat ini penyebab kejadian blighted ovum belum dapat dideteksi karena gejala yang tidak spesifik.Umumnya kejadian blighted ovum terjadi pada trimester I dan memungkinkan untuk terulang kembali pada kehamilan selanjutnya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran kejadian blighted ovum. Metode penelitian yang digunakan adalah Literature Review yang didapatkan dari 3 database yaitu PubMed, ResearchGate dan Google Scholar dengan kriteria inklusi jurnal terakreditasi Sinta dan Scopus. Hasil penelitian dari 5 jurnal yang telah diidentifikasi melalui proses literature review didapatkan karakteristik ibu hamil berdasarkan usia, paritas, imunologis, dan kelainan genetik ada pada ibu hamil dengan blighted ovum. Ibu hamil yang mengalami blighted ovum memiliki karakteristik usia >40 tahun dengan paritas multigravida dan grandemultigravida serta kelainan genetik.
References
Febriana, S & Sari, L. K. (2017). Factors Affecting Unintended Pregnancy in Indonesia 2017. Seminar Nasional Official Statistics 2019, 2017, 1041–1051. https://prosiding.stis.ac.id/index.php/semnasoffstat/article/download/592/190
Goals, S. D. (2022). World Health Statistics. World Health Organization.
Karlina, C., Pinem, S. B., Ernamari, E., Humaida, H., & Sinaga, R. (2024). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Ketidaklengkapan Kunjungan Antenatal Care Pada Ibu Hamil di Puskesmas Beutong Kecamatan Beutong Kabupaten Nagan Raya Provinsi Aceh. Jurnal Anestesi, 2(2), 133–145. https://doi.org/10.59680/anestesi.v2i2.1064
Mitwally, A. B., M. Abd El Aal, D. E., Taher, N., & Abbas, A. M. (2018).
Prevalence of blighted ovum in first trimester of pregnancy: a hospital based study. International Journal of Reproduction, Contraception, Obstetrics and Gynecology, 8(1), 94. https://doi.org/10.18203/2320-1770.ijrcog20185402
Nurlelawati, E., dkk. (2019). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Terjadinya Blighted Ovum pada Ibu Hamil Di RSUD Pasar Rebo Tahun 2017. Journal Scientific Solutem, 2(1), 41-50.
Nuzul ZA, R., & Rosdiana, E. (2019). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Terjadinya Blighted Ovum (BO) pada Ibu Hamil di Rumah Sakit dr. Zainoel Abidin Kota Banda Aceh Tahun 2015. Journal of Healthcare Technology and Medicine, 2(2), 135.
Rahmawati, D., & Fatimah, D. A. (2021). Hubungan Pengetahuan dan Usia Terhadap Kejadian Blighted Ovum Pregnancy Di PKU Muhammadiyah Gamping Yogyakarta. Jurnal Kebidanan, 13(2), 128-242.
Sinesis, N. R., dkk. (2020). Diagnosis dan Tatalaksana Blighted Ovum. Jurnal Kedokteran Unram, 9(3), 508.
Sulistyowati, S., Rahadian, F., Respati, S. H., & Soetrisno, S. (2017). Blighted
Ovum: Roles of human leukocyte antigen-E and natural killer cells. Bali Medical Journal, 6(2), 381. https://doi.org/10.15562/bmj.v6i2.580
Varney, H., Jan, M. K., & Carolyn, L. G. (2006). Buku Ajar Asuhan Kebidanan. EGC.
Wiknjosastro, G. H., dkk. (2009). Buku Acuan Nasional Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal (Ed. 1, Cet. 5). PT Bina Pustaka Sarwono Prawirihardjo.
Yeni, C. M., dkk. (2018). Kehamilan Anembrionik pada Primigravida: Sebuah tinjauan kasus. Jurnal
Kedokteran Syiah Kuala, 18(2), 110-114.
Yuliani, dkk. (2021). Asuhan Kehamilan. Yayasan Kita Menulis.
Yulistanti, Y., Tiwatu, F. V., Pertami, S. B., Fatmawati, A., Mukhoirotin, Purnamasari, N., Cathryne, J., Tauran, I., Shintya, L. A., Prasetyorini, H., & Rahmawati, V. Y. (2023). Keperawatan Maternitas-Antenatal Care (Vol. Cetakan 1). Yayasan Kita Menulis.