KEGAWATDARURATAN NEONATAL SEBAGAI PENYEBAB MORBIDITAS DAN MORTALITAS BAYI BARU LAHIR: A SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW

Authors

  • Nia Wahyu Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
  • Riska Susanti Pasaribu Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
  • Febriana Sari Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
  • Shasha Naila Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
  • Sartika Dewi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
  • Saprida Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
  • Aprisilia Tarigan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan

Keywords:

kegawatdaruratan neonatal, morbiditas neonatal, mortalitas neonatal, resusitasi bayi baru lahir

Abstract

Latar Belakang:Kegawatdaruratan neonatal merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada bayi baru lahir. Penanganan yang terlambat atau tidak tepat dapat meningkatkan risiko komplikasi jangka pendek maupun jangka panjang. Pemahaman tentang penyebab, intervensi, dan outcome klinis sangat penting untuk meningkatkan kualitas perawatan neonatal.Tujuan: Tinjauan sistematik ini bertujuan untuk menganalisis bukti terkini mengenai kegawatdaruratan neonatal sebagai penyebab morbiditas dan mortalitas bayi baru lahir, termasuk faktor risiko, penatalaksanaan, dan hasil klinis terkait.Metode: Pencarian literatur dilakukan di basis data PubMed, Scopus, dan Google Scholar untuk artikel yang diterbitkan dalam 5 tahun terakhir (2020–2025). Kata kunci yang digunakan meliputi “kegawatdaruratan neonatal”, “mortalitas neonatal”, “morbiditas neonatal”, dan “resusitasi bayi baru lahir”. Artikel yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis secara deskriptif dan sistematik.Hasil:Hasil tinjauan menunjukkan bahwa penyebab utama kegawatdaruratan neonatal meliputi asfiksia perinatal, sepsis, gangguan pernapasan (misalnya RDS), dan komplikasi prematuritas. Intervensi resusitasi neonatal yang tepat waktu dan penatalaksanaan berbasis bukti terbukti menurunkan angka mortalitas dan morbiditas. Faktor risiko signifikan meliputi berat badan lahir rendah, kelahiran prematur, keterlambatan inisiasi resusitasi, serta kurangnya kompetensi tenaga kesehatan dalam penanganan emergensi neonatal.Kesimpulan:
Kegawatdaruratan neonatal tetap menjadi faktor utama morbiditas dan mortalitas pada bayi baru lahir. Peningkatan kompetensi tenaga kesehatan, implementasi protokol resusitasi yang sesuai, serta deteksi dini faktor risiko adalah kunci untuk menurunkan angka kematian dan komplikasi neonatal. Tinjauan ini menekankan perlunya strategi berbasis bukti untuk meningkatkan outcome kesehatan neonatus secara global.

References

Addis Eyeberu, E. Y. (2024). Neonatal resuscitation in Eastern Africa: health care providers' level of knowledge and its determinants. A systematic review and meta-analysis. Glob Health Action, 7.

Anneli Borge Hansen, V. B.-S. (2021). GPs' drug treatment for depression by patients' educational level: registry-based study. BJGP Open.

Charikleia Kariniotaki, C. T. (2024). Neonatal Sepsis: A Comprehensive Review. MDPI, 7.

Guidelines Review Committee, M. N. (2022). WHO recommendations for care of the preterm or low-birth-weight infant. WHO, 75.

Hugh S Taylor, A. M. (2021). Endometriosis is a chronic systemic disease: clinical challenges and novel innovations. THE LANCET Summit.

Justine Dol 1 2, B. H. (2023). Timing of neonatal mortality and severe morbidity during the postnatal period: a systematic review. FREE FULL TEXT, 6.

justine dol, b. h. (2023). Timing of neonatal mortality and severe morbidity during the postnatal period: a systematic review. JBI EVIDENCE SYNTHESIS, 5.

Juliana, M., Siti Nurmawan, S., Herna Rinayanti, M., Lidya Natalia, S., & Indra, M. (2025). Design And Implementation of Android and Gps Based Friend Application in Mitigation Efforts and Early Emergency Aid for Disaster Victims in Maternal and Neonatal Parents. Jurnal Aisyah: Jurnal Ilmu Kesehatan, 10(1), 76-87.

Le Thi Huynh, H. T. (2025). Review of Low-Cost Interventions for Reducing Neonatal Mortality and Morbidity in Low- and Middle-Income Countries. wiley online library, 5.

Malgorzata K Nowakowska, Y. L. (2025). Prevalence of Total Body Skin Examinations among Dermatology Encounters in Medicare Data: A Retrospective Cohort Study. author manuscript.

Manal Alkadi, F. N. (2023). Assessment of the effect of spacer material on gap and void formation in an endodontic temporary restoration using micro-computed tomography. SCIENTIFIC REPORTS.

Pratiwi, A., Sinaga, L., Pasaribu, L., Saragih, I., Manurung, H. R., & Wahyuni, R. (2021). Asuhan Kebidanan Continuity Of Care (COC) Pada Ibu Hamil dengan Ketuban Pecah Dini, Nifas, Bayi Baru Lahir dan Keluarga Berencana Pada Ny. T di Klinik Dawiyah Binjai Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara. Medihealth: Jurnal Ilmu Kesehatan dan Sains, 1(1), 63-71.

Sally DeNotta, D. M. (2023). Immunosenescence and inflammaging in the aged horse. immunity & ageing.

Samuel Dessu, A. H. (2020). Survival Status and Predictors of Mortality among Newborns Admitted with Neonatal Sepsis at Public Hospitals in Ethiopia. internasional journal of pediatrics, 7.

Downloads

Published

2026-02-03