FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN KETUBAN PECAH DINI DI PUSKESMAS PENINGGALAN PALEMBANG TAHUN 2024

Authors

  • Puji Lestari Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
  • Ingka Kristina Pangaribuan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
  • Lisa Erawati Sibarani Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
  • Sarah Sausan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
  • Annisa Fitri Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
  • Aqilah Desky Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan

Keywords:

Ketuban Pecah Dini, Paritas, Ibu Hamil, Usia

Abstract

Ketuban Pecah Dini (KPD) mengacu pada pecahnya selaput ketuban sebelum masa persalinan. Hal ini mungkin terjadi menjelang akhir kehamilan atau sebelum bayi siap dilahirkan. Premature rupture of membran (PROM) sebelum usia kehamilan 37 minggu dianggap prematuritas. PROM yang terjadi lebih dari 12 jam sebelum kelahiran merupakan KPD yang sudah kemungkinan terjadinya infeksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian ketuban pecah dini (KPD) di Puskesmas Peninggalan Palembang tahun 2024.  Penelitian ini menggunakan desain case control dengan metode retrospektif dan melibatkan 34 ibu bersalin sebagai sampel. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan catatan medis. Analisis bivariat menggunakan uji statistik Chi-square dilakukan untuk melihat hubungan antara usia, paritas, dan kejadian KPD.  Hasil penelitian menunjukkan hubungan yang signifikan antara usia dan paritas dengan kejadian KPD (p-value < 0,05). Ibu hamil berusia di bawah 20 tahun atau di atas 35 tahun dan multipara memiliki risiko KPD yang lebih tinggi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa usia dan paritas merupakan faktor penting yang mempengaruhi kejadian KPD di Puskesmas Peninggalan Palembang.  Penelitian ini dapat bermanfaat bagi tenaga kesehatan, ibu hamil, dan institusi pendidikan untuk meningkatkan upaya pencegahan dan penanganan KPD.

References

Fahriani, M., Sanisahhuri. and Sa’diah, H.T. (2023) ‘Hubungan Usia Dan Paritas Terhadap Kejadian Ketuban Pecah Dini Pada Kehamilan Aterm Di RSUD Dr. M.Yunus Bengkulu’, Jurnal Ilmu Kesehatan Mandira Cendikia, 2(6), pp. 139–148.

Fiandi, M. and Sinaga, R. (2023) ‘Hubungan Usia Ibu, Paritas Dan Kadar Hemoglobin Terhadap Kejadian Ketuban Pecah Dini Di RSUD Tanjung Pura’, Jurnal Ilmiah Maksitek, 8(1), pp. 21–25.

Fitriyani, F. and Lubis, Y.Y. (2018) ‘Faktor determinan pada ketuban pecah dini’, Jurnal Media Kesehatan, 11(1), pp. 53-61.

Haryanti, Y. (2020) ‘Analisis Hubungan Ketuban Pecah Dini (KPD) dan Paritas dengan Partus Lama’, Jurnal Dunia Kesmas, 9(3), pp. 371-377.

Kurnia, S., Puteri, S. and Nuryana, R. (2024) ‘Determinan Yang Berhubungan Dengan Ketuban Pecah Dini Di RSUD H. Padjonga Daeng Ngalle Kabupaten Takalar’, Jurnal Kesehatan, 4(1), pp. 9–19.

Lowing, J.G., Lengkong, R. and Mewengkang, M. (2015) ‘Gambaran Ketuban Pecah Dini Di Rsup Prof Dr. RD Kandou Manado’, e-CliniC, 3(3).

Maharrani, T. and Nugrahini, E.Y. (2017) ‘Hubungan usia, paritas dengan ketuban pecah dini di Puskesmas Jagir Surabaya’, Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes, 8(2).

Manurung, Herna Rinayanti, Heru Santoso, Kintoko Rochadi, and Juanita. 2022. “Intervention Effects in Using an Application Compared with a Module with Pictures on Knowledge, Attitude, and Practice of the Pregnant Women in North Sumatra, Indonesia.” Open Access Macedonian Journal of Medical Sciences 10. doi:10.3889/oamjms.2022.8125.

Nurbaya, S. et al. (2023) ‘The Relationship Between Mother’s Characteristics to Early Room Rupture in Nene Mallomo Hospital, Sidrap District’, Jurnal Ilmiah Kesehatan, 12(1), pp. 25–32.

Rahayu, B. and Sari, A.N. (2017) ‘Studi deskriptif penyebab kejadian ketuban pecah dini (KPD) pada ibu bersalin’, JNKI (Jurnal Ners Dan Kebidanan Indonesia), 5(2), pp. 134-138.

Sakti, K.M.G. and Taher, A. (2013) Buku Saku Pelayanan Kesehatan Ibu di Fasilitas Kesehatan Dasar dan Rujukan. Edisi 1. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Septyani, A., Astarie, A.D. and Lisca, S.M. (2023) ‘Hubungan Usia Kehamilan, Paritas, Persentase Janin Terhadap Kejadian Ketuban Pecah Dini Pada Ibu Bersalin’, SIMFISIS Jurnal Kebidanan Indonesia, 2(3), pp. 374–381.

Sinaga, Siti Nurmawan, Albiner Siagian, Nurmaini Nurmaini, and Badaruddin Badaruddin. 2022. “The Increase of Knowledge, Attitude, and Practice of Husbands toward the Prenatal Care of Their Wives Using the Illustrations Having the Local Cultural Nuance.” Open Access Macedonian Journal of Medical Sciences 10(E). doi:10.3889/oamjms.2022.8092.

Wulandari, I.A., Febrianti, M. and Octaviani, A. (2019) ‘Faktor-Faktor yang Berhubungan Terhadap Kejadian Ketuban Pecah Dini (KPD) di RSIA Sitti Khadijah I Makassar Tahun 2019’, Jurnal Kesehatan Delima Pelamonia, 3(1), pp. 52-61.

Downloads

Published

2025-03-04