MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANAN PADA IBU BERSALIN DENGAN RETENSIO PLASENTA DI KLINIK TUTUN SEHATI SUMATERA UTARA TAHUN 2026
Keywords:
Ibu Bersalin, Retensio Plasenta, Manajemen Asuhan Kebidanan, deskripsi ObservasionalAbstract
Latar Belakang: Retensio plasenta adalah kondisi terlambatnya kelahiran plasenta lebih dari 30 menit setelah bayi lahir, yang disebabkan oleh penurunan elastisitas uterus dan gangguan kontraksi. Faktor risiko yang memengaruhi kejadian ini meliputi paritas, usia, jarak kehamilan, anemia, status sosial ekonomi, makrosomia, serta komplikasi kehamilan. Tujuan: Penelitian ini berfokus pada analisis deskriptif mengenai manifestasi klinis serta evaluasi prosedur penatalaksanaan pada ibu bersalin yang mengalami retensio plasenta. Metode: Jenis penelitian ini adalah menggambarkan observasional melalui metode laporan kasus (case report). Teknik mengumpulkan data dilakukan melalui manajemen asuhan kebidanan berkelanjutan (Continuity of Care) mulai dari masa kehamilan hingga penggunaan kontrasepsi melalui rumah klien. Hasil: Manajemne asuhan Kebidanan di lakukan di Klinik Tutun Sehati. Responden mengalami retensio plasenta. Asuhan yang dilakukan meliputi memasang infus, penyuntikan oksitosin 10 IU secara intramuskular, dan tindakan manual plasenta. Kesimpulan: Plasenta berhasil dilahirkan secara manual diikuti dengan edukasi masase uterus kepada keluarga untuk menjaga kontraksi tetap adekuat. Faktor risiko dominan pada yang memicu kondisi ini adalah obesitas. Pendampingan yang tepat terbukti mencegah terjadinya perdarahan pascapersalinan. Diharapkan adanya penguatan sinergi antara praktisi kesehatan dan masyarakat dalam mengoptimalkan deteksi dini terhadap risiko komplikasi sejak masa antenatal.
References
Alessandro Favilli, Valentina Tosto, Margherita Ceccobelli, Fabio Parazzini, Massimo Franchi, V. B. & S. G. (2021)
Risk factors for non-adherent retained placenta after vaginal delivery: a systematic review‟, BMC Pregnancy and Childbirth, 21(268), pp. 2–13.
Andriani, R. A. D. (2020) „Hubungan Anemia pada Kehamilan Dengan Inpartu
Kala II Lama di BPM Ny. Suhariyati Surabaya‟, Jurnal Ilmiah Kesehatan, 9(1), pp. 52–57.
Budiman, D. M. (2022) „Perdarahan Post Partum Dini e.c Retensio Plasenta‟, Jurnal Medula Unila, 7(3), pp. 6–10.
Setyorini, I.Cahyono, N. H. (2019) „Karakteristik Ibu yangBerisiko Mengalami Perdarahan Pasca Partum‟, in Prosiding Seminar Nasional
Kesehatan. Surabaya: PoltekesDepkes Surabaya, pp. 17–20.
Purwanti, S. (2019) „Pengaruh Waktu Pemberian Oxytocin Dengan Lama Pengeluaran Plasenta Pada Kala Iii Persalinan‟, Jurnal Publikasi Kebidanan Akbid YLPP Purwokerto, 8(1), pp. 112–120.
Riyanto (2021) „Faktor Risiko Kejadian Retensio Plasenta Pada Ibu Bersalin Di Rsud Dr. H. Bob Bazar, SKM Kalianda‟, Jurnal Kesehatan Metro Sai Wawai, 8(1), pp. 38–44.
Manurung, H. R., Maya, D., Parapat, S., Satifa, A., Eka, E., & Siagian, P. (n.d.). PERSALINAN AKIBAT ANTONIA UTERI DI PELAYANAN KESEHATAN PRIMER.
Damanik, Indri Heny Manurung, Herna Rinayanti Rajagukguk, Desiyanti Desmawati, Hesti Sari, Rudjanah Widya
Febrianti, Pina Tindaon, Yuli Kartika. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEJADIAN
RETENSIO PLASENTA PADA IBU
BERSALIN DI RSUP HAJI ADAM MALIK MEDAN TAHUN 2024
Indonesia, Republik Hukum, Kementerian
Hak, D A N Manusia, Asasi SURAT PENCATATAN Disusun Oleh : Tetti Seriati Situmorang , SST ,