SENAM IBU HAMIL DAN KETIDAKNYAMANAN IBU HAMIL TRIMESTER TIGA DI UPTD PUSKESMAS PENANGGALAN
Keywords:
Senam Hamil, Ketidaknyamanan Kehamilan, Trimester KetigaAbstract
Masa kehamilan merupakan fase transisi krusial yang mencakup kesiapan fisik serta mental dalam menghadapi proses persalinan. Seiring dengan perkembangan janin, terjadi perubahan anatomis dan fluktuasi hormon yang signifikan, yang sering kali memicu berbagai keluhan fisik seperti edema, kram tungkai, hingga nyeri pada area punggung dan pinggang. Jika tidak ditangani, berbagai ketidaknyamanan tersebut berisiko mengganggu kualitas tidur ibu serta berdampak negatif pada pertumbuhan janin. Sebagai langkah mitigasi, aktivitas fisik berupa senam hamil dapat menjadi solusi relaksasi yang efektif. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan menganalisis dampak pemberian senam hamil dalam mereduksi keluhan fisik pada ibu hamil trimester ketiga, khususnya di wilayah kerja UPTD Puskesmas Penanggalan. Desain penelitian yang digunakan adalah pra-eksperimental yang melibatkan satu kelompok subjek dengan pengukuran awal dan akhir. Sebanyak 12 partisipan dipilih menggunakan metode pengambilan sampel bertingkat (multistage sampling). Lokasi pengambilan data bertempat di UPTD Puskesmas Penanggalan yang berlokasi di Kota Subulussalam. Untuk mengukur efektivitas perlakuan, peneliti menggunakan instrumen penilaian yang diberikan sebelum dan setelah implementasi program senam hamil guna melihat perubahan pada variabel yang diteliti. Uji statistik yang digunakan meliputi uji one sample t test dan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa senam hamil berpengaruh terhadap pengurangan ketidaknyamanan seperti nyeri pinggang (p=0,003), nyeri punggung (p=0,003), pembengkakan kaki (p=0,025), dan kram kaki (p=0,003). Diharapkan bagi para ibu hamil untuk mengintegrasikan latihan senam hamil ke dalam rutinitas harian mereka. Aktivitas ini tidak hanya berperan dalam menjaga kebugaran selama mengandung, tetapi juga berfungsi sebagai upaya strategis dalam meminimalisir komplikasi dan meningkatkan kesiapan tubuh saat proses kelahiran tiba.
References
Bobak, I.M., Lowdermilk, D. & Jensen, M.D. (2005). Keperawatan maternitas. Alih bahasa.Wijayarini, M.A. & Anugerah, P.I. Edisi 4. Jakarta: EGC.
Eileen, Brayshaw , 2007, Senam Hamil dan Nifas, Jakarta, EGC Fraser, Diane M., 2009, Buku Ajar Bidan Myles., Jakarta , EGC
Farida, Sunarti, 2015, Senam Hamil Sebagai Upaya Memperlancar Proses Persalinan DiRumah Sakit Kasih Ibu Surakarta, INFOKES, Vol.5, No.1, Februari 2015
Hamilton (2004),Dasar-dasar Keperawatan Maternitas, edisi 6, EGC, Jakarta Hanton, Thomas W,2001, Panduan Senam Kebugaran Untuk Wanita Hamil, Raja Grafindo Persada, Jakarta
Helen Varney (2002), Buku Saku Bidan. Jakarta.
Nurrahmawati, M. et al. (2017) “Community nursing care : unhealthy lifestyle as a risk factor jurnal kesehatan komunitas Indonesia ( JKKI ),” 4(2), pp. 189–204.
Merdianti, 2014, Pengaruh Yoga Terhadap Pengurangan Keluhan Ibu Hamil Trimester III,Jurnal Kedokteran dan Kesehatan. 1 (1). 47-53.
Prasetyono (2010), Buku Panduan Lengkap Bagi Wanita Yang Sulit Hamil, Tips Bisa Cepat Hamil. Yogyakarta Gara Ilmu
Rahmawati, Rosyidah, Marharani, 2016,Hubungan Pelaksanaan Senam Hamil Dengan
Ketidaknyamanan Ibu hamil Trimester III Di Bidan Praktek Mandiri Supadmi Kunden Bulu
Sukoharjo, Jurnal Involusi Kebidanan,Vol.7, No.12,Juni 2016.
Sugiyono (2022) Metodologi Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R & D.
.