SKRINING KESEHATAN RESPON KEGAWATDARURATAN DAN PENYAKIT DEGENERATIF PASCA BANJIR BANDANG DI DESA GAROGA KECAMATAN BATANGTORU KABUPATEN TAPANULI SELATAN

Authors

  • Nadine Nadine Meydiana Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Flora Medan
  • Yaumil Fauziah Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Flora Medan
  • Vita Sagala Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Flora Medan
  • Nursahyati Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Flora Medan
  • Eni Angraini Situmeang Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Flora Medan
  • Nurhaida Br Kaban Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Flora Medan
  • Yulia Fatma Nasution Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Flora Medan

Keywords:

Skrining Kesehatan, Bencana, Penyakit Degeneratif

Abstract

Banjir bandang dan longsor yang menerjang Desa Garoga, Kabupaten Tapanuli Selatan, kini membuat wilayah tersebut seperti kota mati. Desa ini terletak di perbatasan antara Kabupaten Tapanuli Tengah dan Tapanuli Selatan. Rumah warga yang semula tinggal kini lenyap, diganti oleh area tanah kosong yang dipenuhi tanah lumpur berwarna coklat pekat. Kerusakan juga terjadi pada akses dan fasilitas umum serta rumah warga setempat. Dari data sementara hasil pendataan pemerintah, terlihat kerugian besar baik secara materi maupun secara mental dan psikologis. Setelah bencana, banyak warga mengalami gangguan psikologis seperti kecemasan yang berdampak pada kesehatan fisik, seperti hipertensi dan penyakit degeneratif lainnya. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat adalah meningkatkan kesehatan warga dan pengetahuan tentang penanganan pasca bencana. Metode kegiatan dimulai dengan survei masalah mitra (da mpak bencana, SDM, dan korban), persiapan lokasi dan sarana prasarana, pemeriksaan kesehatan, edukasi tentang penyakit degeneratif, serta evaluasi. Hasil kegiatan screening menunjukkan bahwa dari 60 orang yang diperiksa, 30 orang memiliki tekanan darah tinggi, 2 orang kadar gula darah tinggi, 16 orang kolesterol tinggi, dan 10 orang asam urat tidak normal. Setelah screening, dilanjutkan dengan pembagian sembako.

References

M. Ruspita et al.,(2023) “PELAYANAN KESEHATAN PADA KORBAN BANJIR SEBAGAI,” vol. 19, no. 2, hal. 69–74, 2023, doi: 10.31983/link.v19i2.9137.Pekalongan coastal area. Indonesian Journal of Spatial and Regional Analysis. ISSN: 0852-0682

Kusuma, M. A., Setyowati, D. L., & Suhandini, P.(2016)

Dampak rob terhadap perubahan sosial masyarakat di Kawasan Rob Desa Bedono Kecamatan Sayung Kabupaten Demak. Journal of Education Social Studies, 5(2), 121-127.

M. Arifin et al.,(2021) “Konsep Penanganan Bencana Banjir pada Perumahan Perumnas Manggala Kota Makassar,” vol. 4, hal. 151-165,

Gunadi, I. (2025). Gelombang penyakit ancam anak-anak korban banjir Sumatra di tengah capaian imunisasi dasar yang sangat rendah. BBC News Indonesia. https://www.bbc.com/indonesia/articles/cly1w2k2yw9o

Irfani, F. (2025). Deforestasi di lahan konsesi perusahaan berperan dalam banjir dan longsor di Sumut, menurut hasil riset. Jurnalis BBC News Indonesia. https://www.bbc.com/indonesia/articles/c9d9dqn3jg7o

Naibaho, R. 2026. Bareskrim Segera Tetapkan Tersangka Kasus Gelondongan Kayu Saat Banjir Sumut. Detiknews. https://news.detik.com/berita/d-8288976/bareskrim-segera-tetapkan-tersangka-kasus-gelondongan-kayu-saat-banjir-sumut

Mulyanto, H., Parikesit, N., & Utomo, H. (2012). Petunjuk tindakan dan sistem mitigasi banjir bandang. Semarang: Kerjasama Kementerian PU & JICA.Retrieved from

https://www.jica.go.jp/project/indonesian/indonesia/0800040/materials/pdf/outputs_15.pdf

Rahman, M., Aldosary, A., Nahiduzzaman, K., & Reza, I. (2016). Vulnerability of flash flooding in Riyadh, Saudi Arabia.: EBSCOhost. Nat Hazard, 84, 1807-1830. https://doi.org/10.1007/s11069-016-2521-8

Fauziah, Y., & Nasution, Y. F. (2025). Skrining kesehatan dan penanganan penyakit degeneratif pascabencana. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Flora.

Downloads

Published

2026-02-17