Pengembangan Aplikasi “Fetal Movement”
Keywords:
Fetal Movement, Aplikasi, ADDIEAbstract
Penurunan yang bermakna atau perubahan mendadak pada gerak janin merupakan tanda klinis yang berpotensi penting. Studi fisiologi janin menggunakan ultrasonografi (USG) menunjukkan adanya hubungan antara penurunan gerak janin dengan luaran perinatal yang buruk. Penurunan gerak janin sejak lama dikaitkan dengan luaran kehamilan yang merugikan, seperti gangguan pertumbuhan janin dan lahir mati. Kondisi ini dapat disebabkan oleh disfungsi plasenta yang tercermin dari berkurangnya gerak janin. Peran ibu sangat penting dalam menilai gerak janin. Faktor yang memengaruhi ibu dalam menghitung gerak janin antara lain persepsi ibu, pengetahuan ibu, dan faktor lupa. Ibu dapat menghitung gerak janin melalui aplikasi gerak janin. Selain itu, aplikasi juga memuat edukasi tentang alasan perlunya menghitung gerak janin, cara menghitung gerak janin, serta tindakan yang harus dilakukan ibu bila gerak janin tidak mencukupi. Terdapat pula ikon hipnosis untuk membantu ibu lebih rileks serta afirmasi positif bagi ibu. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan aplikasi “Fetal Movement” berbasis Android pada tahun 2022. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (research and development) untuk menghasilkan produk. Tahapan yang digunakan adalah ADDIE: Analyze (Analisis), Design (Perencanaan), Development (Pengembangan), Implementation (Implementasi), dan Evaluation (Evaluasi). Hasil uji kelayakan aplikasi “Fetal Movement” dinyatakan sangat layak oleh ahli media dengan skor 97%, ahli materi dengan skor 99%, serta ibu hamil dengan skor 93%.
References
Akselsson, A. (2020). Awareness of fetal movements and pregnancy outcomes. Karolinska, Institute.
Ali, M., Mohammed, M., Abdelseid, H., & Ali, E. (2024). Risk Factors, Associations, and Outcomes of Reduced Fetal Movements: A Preliminary Cross-Sectional Study at Port Sudan Maternity Hospital. Cureus, 16(11), 1–11. https://doi.org/10.7759/cureus.73628
Athiel Y, Maisonneuve E, Bléas C, Maurice P, & Cortey A. (2020). Reduced fetal movement during pregnancy: is the Kleihauer-Betke test really useful?. J Gynecol Obstet Hum Reprod., 49(10).
Gita, A., Noor, F., Surya, N., & Ernawati, E. (2023). INFOKES : Jurnal Ilmiah Rekam Medis dan Informatika Kesehatan Rancangan Aplikasi Stunting Berbasis Android Sebagai Langkah Deteksi Dini Pada Ibu Yang memiliki Balita. Infokes: Jurnal Ilmiah REkam Medis Dan Informatika Kesehatan, 13(2), 104–110.
Komariah, N., & Wahyuni, S. (2023). Pregnant women ’ s perception of fetal movement. Science Midwifery, 10(6), 4823–4828.
Muna, K., & Wardhana, S. (2021). Pengembangan Media Pembelajaran Video Animasi dengan Model ADDIE pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Materi Perkenalan Diri dan Keluarga untuk Kelas 1 SD. EduStream: Jurnal Pendidikan Dasar, 5(November), 175–183. https://journal.unesa.ac.id/index.php/jpd/article/view/15416
Putri, A., Kurnia, P., & Firmansyah, F. (2025). Pengambangan dan Validasi Video Animasi sebagai Media Edukasi dalam Pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) pada Baduta. Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development, 7(4), 2332–2339. https://doi.org/10.38035/rrj.v7i4.1616
Raju, A. R., Prem, A., Sathi, M. S., & Gopal, A. (2024). Maternal and Perinatal Outcome among Pregnant Women Presenting with Decreased Fetal Movements in Third Trimester. International Journal of Pharmaceutical and Clinical Research, 16(1), 685–702.
Rustandi, A., & Rismayanti, R. (2021). Penerapan Model ADDIE dalam Pengembangan Media Pembelajaran di SMPN 22 Kota Samarinda. Jurnal Fasilkom, 11(2), 57–60. https://doi.org/10.37859/jf.v11i2.2546
Sudaryono. (2023). Metodologi Penelitian: Kuantitatif, Kualitatif, dan Mix Method. (2nd ed.). Rajawali Pers.
Takdir, M., Zulkifli, N., & Ferdiansyah, H. (2023). Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Google Sites Pada Mata Kuliah Desain Pesan. Academy of Education Journal, 14(2), 757–771. https://doi.org/10.47200/aoej.v14i2.1905.