HUBUNGAN KLASIFIKASI KEJANG TERHADAP PERKEMBANGAN ANAK DI WILAYAH KERJA PMB JENNY ARMAN KECAMATAN BATANG KUIS KABUPATEN DELI SERDANG PROVINSI SUMATERA UTARA TAHUN 2025

Authors

  • Novita Sari Eufrasia Sitohang Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
  • Herna Rinayanti Manurung Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
  • Jenny Arman Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
  • Chandra Siagian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
  • Toga Adi Putra Sinaga Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
  • Siska Wulandari Telaumbanua Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
  • Syke Shelia Putri

Keywords:

Klasifikai Kejang, Perkembangan Anak, Kejang Demam, KPSP, Balita

Abstract

Latar Belakang: Kejang demam merupakan kelainan neurologis yang paling sering dijumpai pada anak usia 6 bulan hingga 5 tahun. Gangguan pada masa emas pertumbuhan ini dapat berdampak jangka panjang terhadap kualitas perkembangan anak di masa depan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara klasifikasi kejang dengan perkembangan anak di Wilayah Kerja PMB Jenny Arman tahun 2025. Metode: Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik. Populasi penelitian adalah anak dengan riwayat kejang di wilayah tersebut, dengan pengambilan data karakteristik subjek dan status perkembangan menggunakan instrumer KPSP. Analisis data menggunakan uji statistik untuk melihat hubungan antar variabel. Hasil: Mayoritas responden adalah anak usia >1 tahun (72%) dan berjenis kelamin laki-laki (53%). Klasifikasi kejang terbanyak adalah kejang sederhana (72%), dan mayoritas anak memiliki perkembangan yang sesuai atau meragukan (81%). Hasil uji statistik menunjukkan p-value sebesar 0,032 (p < 0,05), yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara klasifikasi kejang dengan perkembangan anak. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara klasifikasi kejang dengan perkembangan anak. Tenaga kesehatan dan orang tua diharapkan dapat memantau perkembangan anak secara rutin untuk mencegah dampak jangka panjang dari kejang.

References

Akhmalia, N., Azizah, N., Professional, M., Study, E., & Sidoarjo, U. M. (2025). Continuous Midwifery Care Ensures Safe Maternal and Neonatal Outcomes. Mlcc, 1–12.

BPS. (2025). Badan Pusat Statistik Indonesia.

Cresswell, J. A., Alexander, M., Chong, M. Y. C., Link, H. M., Pejchinovska, M., Gazeley, U., Ahmed, S. M. A., & Chou, D. (2025). Articles Global and regional causes of maternal deaths 2009 – 20 : a WHO systematicanalysis. 626–634. https://doi.org/10.1016/S2214-109X(24)00560-6

Dewi, E. R., Wahyuni, R., Manurung, H. R., Aksari, R., Tobing, L., & Gultom, E. J. (2023). The Influence of Family-Based Assistance and Counseling on the Acceleration of Reducing Stunting among Toddlers in Medan Sungal Subdistrict in 2023. 3, 45–53.

Dewi, R., Sinaga, R., Sinaga, K., & Simanjuntak, M. G. (2025). C O N T I N U I T Y O F C A R E I N M I D W I F E RY F O R B R E A S T E NG O RG E ME NT I N Mr s . A AT MI DW I FE WANT I ’ S INDEPENDENT PRACTICE , BACHELOR OF MIDWIFERY , MEDAN DELI SUBDISTRICT , MEDAN CITY ,. 5.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Profil Kesehatan. In Buku.

Manurung, H. R., Situmorang, P. A., Ramadhani, F., Cantika, C., Sianturi, N. C., Tinggi, S., Kesehatan, I., & Husada, M. (2025). MIDWIFERY CARE MANAGEMENT FOR NEWBORN BABY USING. 5.

Nur Muhibbah, Eka Falentina Tarigan, & Adelina Sembiring. (2022). Faktor-

Faktor Yang Memengaruhi Terjadinya Stunting Di Desa Tanjung Mas Kecamatan Simpang Kanan Kabupaten Aceh Singkil Tahun 2020. Jurnal Rumpun Ilmu Kesehatan, 2(3), 20–27. https://doi.org/10.55606/jrik.v2i3.570

Setiyawati, M. E., Ardhiyanti, L. P., Hamid, E. N., Muliarta, N. A. T., & Raihanah, Y. J. (2024). Studi Literatur: Keadaan Dan Penanganan Stunting Di Indonesia. IKRA-ITH HUMANIORA : Jurnal Sosial Dan Humaniora, 8(2), 179–186. https://doi.org/10.37817/ikraith-humaniora.v8i2.3113

Sinaga, E. E., Sinaga, S. N., Sari, D. R., Simbolon, M. P., Gultom, R., Arisma, N., & Manurung, I. S. (2025). FACTORS RELATING TO PUBLIC MOTHERS VISITS IN THE WORKING AREA OF THE PUSKESMAS IN THE VILLAGE OF

HAMPARAN PERAK. 5.

Sinaga, S. N. (2020). Science Midwifery. 9(1), 353–358.

Tinggi, S., Kesehatan, I., & Husada, M. (2022). Midwifery and Complementary Care. 1(1), 29–34.

Unicef. (2024). Pelayanan Kebidanan Kesahatan. 2024.

WHO. (2023). ANGKA MORTALITAS. 2023. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/maternal-mortality

Zong, X., Wu, H., Zhao, M., Magnussen, C. G., & Xi, B. (2021). Global prevalence of WHO infant feeding practices in 57 LMICs in 2010–2018 and time trends since 2000 for 44 LMICs. EClinicalMedicine, 37. https://doi.org/10.1016/j.eclinm.2021.100971

Downloads

Published

2026-01-23