ANALISIS SKRINING GANGGUAN KESEHATAN MENTAL PADA MASA PRAKONSEPSI DENGAN SELF-REPORT QUESTIONNAIRE-20 (SRQ-20) DI PUSKESMAS KAMPUS KOTA PALEMBANG TAHUN 2025
Keywords:
kesehatan mental, prakonsepsi, SRQ-20, generasi emas 2045Abstract
Kesehatan mental prakonsepsi adalah faktor kunci dalam mewujudkan kehamilan sehat guna mendukung SDGS 2030 poin ke-3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) serta mempersiapkan Generasi Emas 2045 yang memiliki karakter unggul berbasis Multiple Intelligenc. Skrining kesehatan mental pada masa prakonsepsi sangat krusial namun sering terabaikan karena kurangnya akses informasi bagi Wanita Usia Subur (WUS), padahal gangguan mental emosional yang tidak tertangani dapat memicu komplikasi kehamilan, risiko kelahiran prematur, hingga gangguan perkembangan karakter pada anak di masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis skrining gangguan kesehatan mental pada wanita masa prakonsepsi menggunakan instrumen Self-Reporting Questionnaire-20 (SRQ-20) di Puskesmas Kampus Kota Palembang Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2025. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif, di mana instrumen SRQ-20 yang terdiri dari 20 pertanyaan "Ya/Tidak" digunakan untuk mendeteksi gejala seperti depresi, kecemasan, dan gangguan somatoform dengan ambang batas nilai ≥ 10 untuk indikasi gangguan. Hasil penelitian menekankan bahwa penggunaan SRQ-20 sebagai alat deteksi dini sangat efektif membantu tenaga kesehatan, khususnya bidan, untuk mengidentifikasi risiko psikologis lebih awal dan memberikan intervensi atau motivasi yang tepat bagi wanita prakonsepsi. Kesimpulannya, skrining kesehatan mental prakonsepsi di tingkat pelayanan primer merupakan langkah strategis yang harus rutin dilaksanakan untuk memastikan ibu berada dalam kondisi emosional optimal guna mewujudkan kehamilan sehat dan generasi masa depan yang berkualitas.
References
Depresi, G., Ibu, P., Prevalensi, H., Hubungannya, D. A. N., & Wulandari, R. P. (2022). DENGAN DUKUNGAN SOSIAL ( Depression Symptoms Among Pregnant Women : Prevalence and Its Association With Social Support ). 5(2), 77–83.
Gejala, D., Jiwa, G., Menggunakan, E., Ibu, S.-, Kasus, C., Rachmat, M., Wati, F., Manti, S., Hasliani, A., Marbun, U., Bellani, E., Virani, D., & Ikhsan, M. (2022). Detection of Mental Emotional Disorder Symptoms using the SRQ-20 in Pregnant Women : A Case Example from South Sulawesi , Indonesia. 4(1), 106–115.
Goals, S. D. (2025). World health statistics 2025.
Insany, V. Y., & Wisnuwardani, R. W. (2025). Media Kesehatan Masyarakat Indonesia Gangguan Mental Emosional dan Peningkatan Tekanan Darah di Samarinda. 2025(24), 2023–2026.
Prasetio, C. E., Triwahyuni, A., Gimmy, A., & Siswadi, P. (2022). Psychometric Properties of Self-Report Questionnaire-20 ( SRQ-20 ) Indonesian Version. 49(1), 69–86. https://doi.org/10.22146/jpsi.69782
Qomari, S. N., Setiawati, I., Antina, R. R., & Nikmah, N. (2023). EARLY ASSESMENT ON COMMON MENTAL DISORDERS OF PREGNANT WOMEN USING SELF-REPORTING QUESTIONNAIRE ( SRQ-20 ). 7(3).
Report, E., Report, E., Division, S., & Affairs, S. (2024). SDGS, 2024. April.
Sinaga, S. N. (2022). Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Quality Management of Maternal and Child Health Services in Antenatal Care Services in The Time of The Covid-19 Pandemic. 7(1), 399–406. https://doi.org/10.30604/jika.v7i1.1503
Wulandari, R. P. (2021). KEHAMILAN ( The Correlation between Depressive Symptoms with Age and Parity Among Pregnant Women ). 4(2), 81–85.
Yuliani, V., Khatimah, H., & Astuti, Y. L. (2022). Dampak Pandemi COVID-19 Pada Kesehatan Mental Wanita Hamil : Tinjauan Literatur. 1(4), 353–367. https://doi.org/10.55123/insologi.v1i4.605