PENGARUH PERAWATAN BERAT BAYI LAHIR RENDAH DENGAN PERKEMBANGAN ANAK DI RSUD AEK KANOPAN KECAMATAN KUALUH SELATAN KABUPATEN LABUHAN BATU UTARA SUMATERA UTARA TAHUN 2025
Keywords:
BBLR, Perawatan Bayi, Perkembangan Anak, KPSPAbstract
Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) merupakan salah satu masalah kesehatan bayi yang berisiko meningkatkan angka kesakitan dan keterlambatan perkembangan. Bayi dengan riwayat BBLR memerlukan perawatan optimal dan pemantauan berkelanjutan agar tumbuh kembangnya sesuai usia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran hasil perawatan bayi BBLR terhadap perkembangan anak di RSUD Aek Kanopan Tahun 2025. Penelitian menggunakan desain observasional dengan pendekatan deskriptif. Populasi sekaligus sampel berjumlah 5 anak dengan riwayat BBLR. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP). Hasil penelitian menunjukkan 3 anak (60%) memiliki perkembangan sesuai usia dan 2 anak (40%) memiliki perkembangan meragukan tanpa penyimpangan. Dapat disimpulkan bahwa perawatan optimal sejak dini berperan penting dalam mendukung perkembangan anak dengan riwayat BBLR, sehingga diperlukan pemantauan tumbuh kembang dan edukasi berkelanjutan kepada orang tua.
References
Alifatin, fitria Rahmatul. (2024). Hubungan Berat Badan Lahir Rendah(Bblr) Dengan Kejadian Stunting. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 6, 49–56.
Asnita, S. (2023). Hubungan Pemberian Asi Eksklusif Dengan Pertumbuhan dan Perkembangan Pada Bayi Usia 7-12 Bulan di Puskesmas BP Nauli menggunakan Deteksi Dini Tumbuh Kembang yaitu Kuesioner Pra Skrining Perkembangan. Jurnal Riset Ilmu Farmasi Dan Kesehatan, 1(6).
Cynthia, P. (2017). Faktor – Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Berat Badan Lahir Rendah (Bblr) Di Kabupaten Kudus. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 5.
Herna, M. R. (2020). Pengaruh Pendampingan Terhadap Peningkatan Berat Badan Bayi Dan Keterampilan Ibu Pasca Bersalin Dengan Bblr (Dismatur) Setelah Kelas Perawatan Metode Kanguru Di Rumah Sakit Haji Medan. Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan Dan Keperawatan, 11(2), 635–643. https://doi.org/10.33859/dksm.v11i2.691
Hikmatul, K. (2018). Hubungan usia, paritas dan kehamilan ganda dengan kejadian bayi berat lahir rendah di rsud abdul moeloek provinsi lampung. Jurnal Kesehatan “Akbid Wira Buana, 3(2), 1–14.
Ho, kim yeon. (2024). Short ‑ term neonatal and long ‑ term neurodevelopmental outcome of children born term low birth weight. Scientific Reports, 1–8. https://doi.org/10.1038/s41598-024-52154-9
Juliana, M. (2025). The Influence of Low Birth Weight Infant Care on Child Development in the Working Area of East Langsa Health Center , East Langsa District Langsa City , Aceh
Province in 2023. International Journal of Health and Medicine, 2(1), 317–326.
Mayansari, pasangio A. (2024). Hubungan Riwayat Berat Badan Lahir Rendah ( BBLR ) dengan Perkembangan Motorik Kasar pada Anak Usia Toddler di Wilayah Kerja Puskesmas Totikum. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8, 15409–15416.
Profil, K. indonesia. (2023). Profil Kesehatan Indonesia 2023.
Siti, N. sinaga. (2022). Quality Management of Maternal and Child Health Services in Antenatal Care Services in The Time of The Covid-19 Pandemic. Jurnal Aisyah: Jurnal Ilmu Kesehatan Volume 7, Issue 1, March 2022, p. 399–406 ISSN 2502-4825 (Print), ISSN 2502-9495 (Online) Quality, 7(1), 399–406. https://doi.org/10.30604/jika.v7i1.1503
Susilawati. (2024). Faktor-faktor yang Memengaruhi Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah di RS Sapta Medika Kecamatan Air Putih Kabupaten Batu Bara Provinsi Sumatera Utara Tahun 2024 STIKes Mitra Husada Medan , Indonesia. The Journal General Health and Pharmaceutical Sciences Research, 2(2).
Ulfa, D. H. (2020). Determinan Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Berat Badan Lahir Rendah ( BBLR ) Di Rumah Sakit Umum Daerah Zainoel Abidin Banda Aceh Determinants of Factors Associated with the Incidence of Low Birth Weight ( LBW ) at the Zainoel Abidin Regional Gene. Journal of Healthcare Technology and Medicine Vol., 6(2), 1198–1209.