ASUHAN KEPERAWATAN GERONTIK SERVICE EXCELLENT PADA NY.W DENGAN DIABETES MELITUS TIPE II
Keywords:
Diabetes Melitus Tipe II (DM Tipe 2), Lansia, Keperawatan Gerontik, Service ExcellentAbstract
Diabetes Melitus Tipe II diklasifikasikan sebagai penyakit kronik tidak menular yang sering terjadi pada lanjut usia akibat perubahan fisiologis berupa penurunan sensitivitas insulin dan fungsi metabolik tubuh. Kondisi ini menuntut adanya asuhan keperawatan gerontik yang komprehensif dan berorientasi pada pelayanan prima (service excellent) guna mencegah komplikasi dan meningkatkan kualitas hidup lansia. Tujuan: Artikel ini bertujuan untuk menggambarkan penerapan pelayanan kesehatan pada populasi geriatri berbasis pelayanan yang excellent bagi lansia yang di diagnosis Diabetes Melitus Tipe II di UPTD Pelayanan Sosial Lanjut Usia Binjai. Metode: Penelitian ini dirancang dalam bentuk desain studi kasus dengan pendekatan deskriptif. Subjek penelitian meliputi seorang lansia perempuan berusia 61 tahun dengan diagnosis Diabetes Melitus Tipe II. Data penelitian dikumpulkan melalui metode wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, serta studi dokumentasi keperawatan. Proses asuhan keperawatan dilaksanakan berdasarkan tahapan pengkajian, perumusan diagnosis keperawatan, perencanaan, pelaksanaan tindakan keperawatan, dan evaluasi yang mengacu terhadap SDKI, SIKI, dan SLKI. Hasil: Hasil pengkajian menunjukkan klien mengalami ketidakstabilan kadar glukosa darah yang ditandai dengan keluhan pusing, mengalami rasa haus berlebihan, dan meningkatkan frekuensi miksi, serta defisit pengetahuan terkait penyakit diabetes. Intervensi keperawatan meliputi manajemen hiperglikemia dan edukasi kesehatan. Setelah asuhan keperawatan dilaksanakan selama 3×24 jam, ditemukan perbaikan kondisi klien dan peningkatan pemahaman mengenai penyakit. Kesimpulan: Asuhan keperawatan gerontik berbasis service excellent efektif dalam membantu pengendalian kadar glukosa darah dan meningkatkan pengetahuan lansia terhadap diagnosis Diabetes Melitus Tipe II.
References
Adriani, Dr. Rita Benya, BUKU AJAR
KEPERAWATAN GERONTIK, ed. by
Muhammad Seto Sudirma, Desember
(Jl. Kristal Blok F6 Pabean Udik
Indramayu Jawa Barat, 2021)
Desa, D I, Cepaka Kecamatan, Kediri
Kabupaten, and Tabanan Bali, ‘Jurnal
Sinergi Kesehatan Indonesia Volume
Nomor 1 ( 2024 ) Jurnal Sinergi
Kesehatan Indonesia Volume 2
Nomor 1 ( 2024 )’, 2 (2024), 1–9
<https://doi.org/10.55887/jski.v2i1.19
>
Ruswadi, Dr. Indra, KEPERAWATAN
GERONTIK Pengetahuan Praktis
Bagi
Perawat Dan Mahasiswa
Keperawatan, ed. by Nia Duniawati,
Pertama (Kristal Blok F6 Pabean Udik
Indramayu Jawa Barat: Oktober,
International Diabetes Federation.
IDF Diabetes Atlas.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Profil Kesehatan Indonesia. Jakarta.
PPNI. 2017. Standar Diagnosis Keperawatan
Indonesia (SDKI). Jakarta: DPP PPNI.
T7iPPNI.
Standar
Intervensi
Keperawatan Indonesia (SIKI). Jakarta:
DPP PPNI.
PPNI. 2019. Standar Luaran Keperawatan
Indonesia (SLKI). Jakarta: DPP PPNI.
Hartono,
and
Suryo dan Ediyono,Hartono,
and
Suryo dan Ediyono,
‘Hubungan Tingkat Pendidikan Dan
Lama Menderita Sakit Dengan
Tingkat Pengetahuan Lima Pilar
Penatalaksanaan Diabetes Mellitus Di
Wilayah Kerja Puskesmas Sungai
Durian, Kabupaten
Sukma Wicaturatmashudi et al. The Impact
of Self-Management on the Quality of
Life of Patient with Diabetes Mellitus:
A Systematic. Review jurnal Promkes,
Vol.
No.
(2024) DOI:
20473/jpk.V12.I1.2024.120-128
Reza Murdalena et al. Factors Related To
The Occurrence Of Diabetes Mellitus
At Telaga Dewa Center Health In
Bengkulu City In 2024. Journal
Hygeia Public Health, Vol. 3 No. 1 80
(2024),
DOI:
37676/jhph.v3i1.7512
S. S. Hamid. Impact of Diabetes Mellitus
Duration on Most Common Kidney
Disease. Indonesian Journal on Health
Science and Medicine, Vol. 1 No. 1
(2024), DOI: 10.21070/ijhsm.v1i1.86
(Ivan Dzaki Rifat, 2023) (LESTARI,
(berita, 2023)