PENGARUH EKSTRAK KOPI ARABIKA (COFFEA ARABICA L.) MENGGUNAKAN METODE PERKOLASI DALAM PENGEMBANGAN SEDIAAN GRANUL

Authors

  • Albertrysia Richzchika YolaNurnazwa STIkes medistra indonesia
  • Yola Nurnazwa STIkes medistra indonesia
  • Alifah Salsabila STIkes medistra indonesia
  • Siti Haura Khairunnisa STIkes medistra indonesia
  • Sofi Khoerunnisa STIkes medistra indonesia
  • Mahardika Shaib Prayoga STIkes medistra indonesia

Keywords:

Perkolasi, Ekstrak Kopi Arabika, Granulasi Basah

Abstract

Tanaman kopi arabika (Coffea arabica L.) adalah komoditas yang mengandung berbagai senyawa bioaktif, terutama senyawa fenolik seperti asam klorogenat, yang memiliki potensi sebagai antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak ekstrak biji kopi arabika yang diambil melalui metode perkolasi terhadap penciptaan sediaan granul dengan teknik granulasi basah. Proses ekstraksi dilakukan dengan menggunakan pelarut etanol 96% dan menghasilkan tingkat rendemen sebesar 20,28%, yang telah memenuhi standar Farmakope Herbal Indonesia. Identifikasi senyawa dilakukan melalui kromatografi lapis tipis (KLT) dan skrining fitokimia. Hasil dari analisis KLT menunjukkan adanya senyawa antioksidan dengan nilai Rf 0,2 yang menunjukkan dominasi senyawa polifenol polar, khususnya asam klorogenat. Hasil skrining fitokimia menunjukkan reaksi positif terhadap alkaloid, terpenoid, dan tanin. Ekstrak tersebut kemudian diformulasikan menjadi granul dengan tiga variasi konsentrasi ekstrak (1%, 2%, dan 3%). Evaluasi terhadap granul mencakup uji organoleptik, kehilangan saat pengeringan, laju aliran, sudut diam, kompresibilitas, dan kadar kelembapan. Hasil menunjukkan bahwa semua formulasi memiliki karakteristik organoleptik yang memuaskan, nilai pengurangan berat yang rendah (<0,1%), kadar kelembapan granul <5%, serta kompresibilitas dalam rentang yang diinginkan (5–12%). Formula ketiga menunjukkan sifat aliran dan sudut diam yang paling baik dibandingkan dengan formula lainnya. Dengan demikian, ekstrak biji kopi arabika yang diperoleh melalui perkolasi berpotensi untuk dikembangkan sebagai bahan aktif dalam sediaan granul di bidang farmasi.

References

Adham, A.N. (2015). Simultaneous Estimation Of Caffeic AndChlorogenic Acid Content In Ammi Majus Seed By TLC and HPLC. Int. J. Pharm. Pharm. Sci. 7(6):263-267.

Agoes, G. (2007). Seri Farmasi Industri Teknologi Bahan Alam, cetakan I, Penerbit ITB, Bandung.

Ajhar, N. M., Meilani, D. (2020). Skrining Fitokimia Dan Uji Aktivitas Antioksidan Dari Ekstrak Etanol Biji

Kopi Arabika (Coffea Arabica) Yang Tumbuh Di Daerah Gayo Dengan Metode DPPH. Pharma Xplore, 5 (1): 34-40.

A.Jumadi. (2023). Skrining Fitokimia Tanaman Yang Berpotensi Sebagai Obat Luka Luar Di Kabupaten Luwu. Cokroaminoto Journal of Chemical Science, 5 (2): 51–54.

Andriana, R.C., Mufrod., & Chabib L. Formulasi Tablet Hisap Ekstrak Kulit Buah Manggis (Garcinia mangostana L.) Sebagai Antioksidan dengan Variasi Konsentrasi Gelatin sebagai Bahan Pengikat, Jurnal Khazanah, 6(2): 47-54.

Andriani, R., Mahmudah, R., Nuralifah, Jannah, S. R. N., Sida, N., A. Hikmah, N., Trinovitasari, N., & Wulandari, W. P. (2023). Formulasi dan Evaluasi Sediaan Granul Antidiabetes Menggunakan Ekstrak Daun Jati (Tectona grandiss Linn F.) Sebagai Zat Aktif. Jurnal Mandala Pharmacon Indonesia, 9(2), 484-491.

Aulton, M. E. (2002). Pharmaceutics The Science of Dosage Form Design Second Edition 530, ELBS Fonded by British Govenment.

Bojórquez Quintal, E., Flores Xotlanihua, D., Bacchetta, L., Diretto, G., Maccioni, O., Frusciante, S., Abarca Rojas, L. M., dan Rodrigues Sanchez, E. (2024). Bioactive compounds and valorization of coffee by-products. Plants, 13(9), 1230.

Carstensen, J.T., dan Chan, P.C. (1977). Flow Rate And Repose Angles Of Wet Processed Granulations’, Journal Pharmaceutical Science, Vol.66.

Chaerunisaa, A. Y., Surahman, E., dan Soeryati, S. (2009). Farmasetika Dasar, Konsep Teoritis dan Aplikasi Pembuatan Obat. Bandung: Widya Padjadjaran.

Cheiya, I. V., Rusli, R., Fitriani, N. (2023). Pemanfaatan Limbah Pati Kulit Pisang (Musa paradisiaca) sebagai Bahan Pengikat Granul Parasetamol dengan Metode Granulasi Basah. Jurnal Sains dan Kesehatan, 5(1), 44-49.

Departemen Kesehatan Republik Indonesia. (2000). Parameter standar umum ekstrak tumbuhan obat. Jakarta: Departemen Kesehatan Republik Indonesia.

Depkes RI. Departemen Kesehatan Republik Indonesia. (1986). Sediaan Galenik. Jakarta: Depkes RI. 6, 16, 17.

Depkes. (1979). Farmakope Indonesia, Edisi III, Direktorat Jenderal Pengawasan Obat dan Makanan, Jakarta.

Dipahayu, D., Rachmawati, F. N. & Safitri, D. (2022). Formulasi Granul Instan Ekstrak Etanol Daun Ubi Jalar Ungu (Ipomoea batatas L.) Varietas Antin-3. Jurnal Sains dan Kesehatan, 4(SE-1), 88–92. Available at: https://doi.org/10.250 26/jsk.v4iSE-1.1693.

E. B. Minarno. (2015). Skrining Fitokimia Dan Kandungan Total Flavanoid Pada Buah Carica pubescens Lenne &Amp; K. Koch Di Kawasan Bromo, Cangar, dan Dataran Tinggi Dieng. el–Hayah, 5 (2), 73. doi:10.18860/elha.v5i2.3022.

Fadhila, N., Sriwidodo, S. & Chaerunisaa, A. (2022). Instant Granules of Mangosteen Peel (Garcinia Mangostana L.) Ethanol Extract as Antioxidants. Sciences of Pharmacy, 1(1), 1–7. Available at: https://doi.org/10.58920/sciphar01 010001.

Farhati N, Muchtaridi. (2015). Tinjauan Kimia dan Aspek farmakologi Senyawa Asam Klorogenat pada Biji Kopi : Review, Farmaka Suplemen, Volume 14 No 1.

Handayani, R., Auliasari, N., Hasanah, H. U. (2022). Formulasi Dan Evaluasi Sediaan Tablet Hisap Dari Ekstrak Etanol Biji Kopi Arabika (Coffea Arabica L.) Java Preanger Sebagai Antioksidan. Jurnal Ilmiah Manuntung: Sains Farmasi Dan Kesehatan, 8 (1): 82-88.

Handayani R, Sriarumtias FF, Sofwan SS. (2020). Formulasi Sediaan Lipbalm dari Ekstrak Biji Kopi Arabika (Coffea arabica L.) Java Preanger Sebagai Emolien. Jurnal Ilmiah Farmasi Farmasyifa, Volume 4, No. 1.

Handayani R, Muchlish F. (2011). Review: Manfaat asam klorogenat dari biji kopi (Coffea) sebagai bahan baku kosmetik, Jurnal Fitofarmaka. ,11 (1): 43-51.

Hanindyo, R. (2014). Uji Aktifitas Antioksidan Pada Ekstrak Biji Kopi Robusta (Coffea canephora) Dengan Metoda DPPH. Skripsi. UIN Syarif Hidayatullah. Jakarta.

Kiattisin K, Nantarat T, Leelapornpisid P. 2016. Evaluation of Antioxidant and antityrosinase activities as well as stability of green and roasted coffee bean extracts from coffea arabica and coffea canephora grown in Thailand, Journal of Pharmacognosy and Phytotherapy, 2016, Volume 9, No. 10.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2017). Farmakope Herbal Indonesia (Edisi II). Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kumalaningsih, S. (2006). Antioksidan Alami. Cetakan Pertama. Surabaya: Trubus Agrisarana.

Khairi, N., Sapra, A., Tawali, S., & Indrisari, M. (2024). Formulasi Granul Instan Ekstrak Buah Buni (Antidesma Bunius L.) Sebagai Minuman Antioksidan. Jurnal Agro Industri, 14 (1): 1-10.

Kristanti, A.N. (2019). Fitokimia. Airlangga University Press. Surabaya.

Lachman, L., Lieberman, H. A., & Kaning, J. L. (2008). Teori dan Praktek Farmasi Industri. Edisi III. In Universitas Indonesia: Jakarta.

Mangiwa S, Futwembun A, Awak PM. 2015. Kadar Asam Klorogenat (CGA) Dalam Biji Kopi Arabika (Coffea arabica) Asal Wamena, Papua. Jurnal Ilmiah Pendidikan Kimia “Hydrogen”, 3 (2): 233-6480.

Mangiwa, S., & Maryuni, A. E. (2019). Skrining Fitokimia dan Uji Antioksidan Ekstrak Biji Kopi Sangrai Jenis Arabika (Coffea arabica) Asal Wamena dan Moanemani, Papua. Jurnal Biologi Papua, 11 (2): 103-109.

Marwati, T., et al. (2020). Evaluasi laju alir dan kompresibilitas granul tablet. Medicinal Chemistry Today, 33(6), 445-459.

Maryam, F., Taebe, B., Toding, D.P. (2020). Pengukuran Parameter Spesifik Dan Non Spesifik Ekstrak Daun Matoa. Jurnal Teknologi Farmasi dan Kesehatan, 38(2), 156–168.

Musdalipah, M., et al. 2023. Standardisasi ekstrak dan parameter non-spesifik yang meliputi susut pengeringan. Jurnal Farmasi dan Kesehatan Masyarakat, 9(2), 45–61.

Muchtaridi., Rubiyanti, R., Nuruljanah, H., N, A. M. L., R, N. A., MW, M., Nurhasanah, A., Musfiroh, I. (2017). Determination Of Parameters Standardization Crude Drug And Extract Arabica Coffee Beans (Coffea arabica L.). International Journal Of Scientific & Technology Research, 6 (2): 61-70.

Nugraha, N. A., Puteri, P. N., Destiana, A. L., & Wahyuni, F. (2025). Antibacterial Activity Test of Arabic Coffee Leaf Extract (Coffea arabica L.) Against The Bacteri Aeromonas hydrophila. Jurnal Biologi Tropis, 25 (1): 869-876.

Putra, D.J.S., N.W.Y. Antari, N.P.R.A., Putri, C.I.S., Arisanti, P.O., Samirana. (2019). Penggunaan Polivinill Pirolidon (PVP) Sebagai Bahan Pengikat Pada Formulasi Tablet Ekstrak Daun Sirih (Piper betle L.). Jurnal Farmasi Udayana, 8(1): 14-21.

Putriana, N.A., Nardawati, E, Wardhana, Y. W., Afifah, N., Wulandari, A., Wira, D. W., Masruchin, N. (2021). Formulation and Evaluation of instant granules from Ketapang Badak fruit (Ficus lyrata Warb) using wet granulation method as an antioxidant supplement. Indonesian Journal Of Pharmaceutics, 3(3): 116-127.

Rahayuu, S., et al., (2023). Parameter mutu fisik granul dan tablet. Journal of Pharmaceutical Sciences and Technology, 21(4), 312-328.

Rondonuwu C, Citraningtiyas G, Sudewi S. (2017). Formulasi Tablet Hisap Serbuk Buah Mangga Dodol (Mangifera indica L.) dengan Metoda Granulasi Basah, Jurnal Pharmacon, 6(4): 110-118.

Seidel, V. (2008). Initial and Bulk Extraction. In: Sarker, S. D., Latif, Z. and Gray, A. I., Editors. Natural Products Isolation. 2nd Ed. New Jersey: Humana Press. Hal 33-34

Silalahi, J. (2006). Makanan Fungsional. Yogyakarta: Penerbit Kanisius.

Tamat, S.R., Wikanta, T dan Maulina, L.S. (2007). Aktivitas Antioksidan dan Toksisitas Senyawa Bioaktif dari Ekstrak Rumput Laut Hijau Ulva Reticulata Forsskal. Jurnal Ilmu Kefarmasian Indonesia, 5(1).

Tutik, T., Saputri, GAR, & Lisnawati, L. (2022). Perbandingan metode maserasi, perkolasi dan ultrasonik terhadap aktivitas antioksidan ekstrak kulit bawang merah (Allium cepa L.). Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan, 9(3), 913–923.

USP (United States Pharmacopeia). (2018). United States pharmacopeia and national formulary (41st ed.). United States Pharmacopeial Convention.

Vlad, R. A., Pintea, C., Chirteș, D. A., Antonoaea, P., Rédai, E. M., Todoran, N., Bîrsan, M., & Ciurba, A. (2023). The Influence of the Intergranular Superdisintegrant Performance on New Drotaverine Orodispersible Tablet Formulations. Pharmaceutics, 15(8), 2147. https://doi.org/10.3390/pharmaceutics15082147

Voigt, R. (1995). Buku Pelajaran Teknologi Farmasi, Terjemahan S. Noeronodan

M. S. Reksohardiprojo, Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.

VT Andrawus., Ao Abioye., Pf Builders., & Am Danraka. (2025). Menyelidiki Sifat Pembuatan Tablet Dari Granul Ciprofloxacin Yang Mengandung Konsentrasi Pati Tacca Yang Berbeda. Jurnal Internasional Ilmu Kedokteran, Biologi, dan Farmasi , 7 (3). https://doi.org/10.70382/hijmbps.v7i3.001

Wahyuni, Y.S., Lely, N., Oktariani, S. (2018). Formulasi Tablet Sistem Floating Ranitidin Hcl Menggunakan Polimer Kombinasi Hpmc dan Pektin. Jurnal Ilmiah Bakti Farmasi, 3(2): 35-44.

Winarsi, H. (2007). Antioksidan Alami dan Radikal Bebas. Yogyakarta: Penerbit Kanisius.

Wu, H., Lu, P., dan Liu, Z. (2022). Impact of roasting on the phenolic and volatile compounds of Coffea arabica L. Food Science & Nutrition, 10(11), 3295.

Zaman NN dan Sopyan I. (2020). Metode Pembuatan dan Kerusakan Fisik Sediaan Tablet. Majalah Farmasetika: 5 (2): 82-93

Downloads

Published

2026-02-17