HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU TERHADAP PERAWATAN TALI PUSAT DI PMB NURLINA SIKUMBANG DESA SAMPALI KABUPATEN DELI SERDANG PROVINSI SUMATERA UTARA TAHUN 2024

Authors

  • Nurlina Sikumbang Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
  • Siti Nurmawan Sinaga Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
  • Revalina Manurung Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
  • Ade Nirwana Wulan Sari Hsb Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
  • Devi Sianturi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
  • Suslilawati Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
  • Elin Meliyani Tanjung Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan

Keywords:

Pengetahuan ibu, Perawatan tali pusat, Bayi baru lahir, Praktik kebidanan, Infeksi neonatal

Abstract

Latar belakang: Perawatan tali pusat merupakan salah satu upaya penting dalam mencegah terjadinya infeksi neonatal, termasuk tetanus neonatorum, yang masih menjadi penyebab kematian bayi baru lahir. Salah satu faktor yang memengaruhi keberhasilan perawatan tali pusat adalah tingkat pengetahuan ibu. Kurangnya pengetahuan ibu dapat berdampak pada praktik perawatan tali pusat yang tidak sesuai standar dan meningkatkan risiko infeksi pada bayi baru lahir. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan ibu terhadap perawatan tali pusat di Praktik Mandiri Bidan (PMB) Nurlina Sikumbang Desa Sampali Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara Tahun 2024. Metode: Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi sekaligus sampel dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki bayi di wilayah PMB Nurlina Sikumbang sebanyak 35 responden. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data meliputi analisis univariat dan bivariat dengan uji statistik Chi-Square pada tingkat kemaknaan α = 0,05. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan cukup sebanyak 14 orang (40,0%). Mayoritas responden melakukan perawatan tali pusat sebanyak 20 orang (57,1%). Hasil analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan ibu dengan perawatan tali pusat, dengan nilai p-value = 0,035 (p < 0,05). Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan ibu dengan perawatan tali pusat di PMB Nurlina Sikumbang Desa Sampali Kabupaten Deli Serdang Tahun 2024. Disarankan kepada tenaga kesehatan, khususnya bidan, untuk meningkatkan edukasi dan penyuluhan kepada ibu postpartum mengenai perawatan tali pusat yang benar guna mencegah terjadinya infeksi pada bayi baru lahir.

ABSTRAK

Latar belakang: Perawatan tali pusat merupakan salah satu upaya penting dalam mencegah terjadinya infeksi neonatal, termasuk tetanus neonatorum, yang masih menjadi penyebab kematian bayi baru lahir. Salah satu faktor yang memengaruhi keberhasilan perawatan tali pusat adalah tingkat pengetahuan ibu. Kurangnya pengetahuan ibu dapat berdampak pada praktik perawatan tali pusat yang tidak sesuai standar dan meningkatkan risiko infeksi pada bayi baru lahir. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan ibu terhadap perawatan tali pusat di Praktik Mandiri Bidan (PMB) Nurlina Sikumbang Desa Sampali Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara Tahun 2024. Metode: Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi sekaligus sampel dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki bayi di wilayah PMB Nurlina Sikumbang sebanyak 35 responden. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data meliputi analisis univariat dan bivariat dengan uji statistik Chi-Square pada tingkat kemaknaan α = 0,05. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan cukup sebanyak 14 orang (40,0%). Mayoritas responden melakukan perawatan tali pusat sebanyak 20 orang (57,1%). Hasil analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan ibu dengan perawatan tali pusat, dengan nilai p-value = 0,035 (p < 0,05). Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan ibu dengan perawatan tali pusat di PMB Nurlina Sikumbang Desa Sampali Kabupaten Deli Serdang Tahun 2024. Disarankan kepada tenaga kesehatan, khususnya bidan, untuk meningkatkan edukasi dan penyuluhan kepada ibu postpartum mengenai perawatan tali pusat yang benar guna mencegah terjadinya infeksi pad

ABSTRAK

Latar belakang: Perawatan tali pusat merupakan salah satu upaya penting dalam mencegah terjadinya infeksi neonatal, termasuk tetanus neonatorum, yang masih menjadi penyebab kematian bayi baru lahir. Salah satu faktor yang memengaruhi keberhasilan perawatan tali pusat adalah tingkat pengetahuan ibu. Kurangnya pengetahuan ibu dapat berdampak pada praktik perawatan tali pusat yang tidak sesuai standar dan meningkatkan risiko infeksi pada bayi baru lahir. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan ibu terhadap perawatan tali pusat di Praktik Mandiri Bidan (PMB) Nurlina Sikumbang Desa Sampali Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara Tahun 2024. Metode: Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi sekaligus sampel dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki bayi di wilayah PMB Nurlina Sikumbang sebanyak 35 responden. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data meliputi analisis univariat dan bivariat dengan uji statistik Chi-Square pada tingkat kemaknaan α = 0,05. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan cukup sebanyak 14 orang (40,0%). Mayoritas responden melakukan perawatan tali pusat sebanyak 20 orang (57,1%). Hasil analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan ibu dengan perawatan tali pusat, dengan nilai p-value = 0,035 (p < 0,05). Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan ibu dengan perawatan tali pusat di PMB Nurlina Sikumbang Desa Sampali Kabupaten Deli Serdang Tahun 2024. Disarankan kepada tenaga kesehatan, khususnya bidan, untuk meningkatkan edukasi dan penyuluhan kepada ibu postpartum mengenai perawatan tali pusat yang benar guna mencegah terjadinya infeksi pada bayi baru lahir.

ABSTRAK

Latar belakang: Perawatan tali pusat merupakan salah satu upaya penting dalam mencegah terjadinya infeksi neonatal, termasuk tetanus neonatorum, yang masih menjadi penyebab kematian bayi baru lahir. Salah satu faktor yang memengaruhi keberhasilan perawatan tali pusat adalah tingkat pengetahuan ibu. Kurangnya pengetahuan ibu dapat berdampak pada praktik perawatan tali pusat yang tidak sesuai standar dan meningkatkan risiko infeksi pada bayi baru lahir. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan ibu terhadap perawatan tali pusat di Praktik Mandiri Bidan (PMB) Nurlina Sikumbang Desa Sampali Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara Tahun 2024. Metode: Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi sekaligus sampel dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki bayi di wilayah PMB Nurlina Sikumbang sebanyak 35 responden. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data meliputi analisis univariat dan bivariat dengan uji statistik Chi-Square pada tingkat kemaknaan α = 0,05. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan cukup sebanyak 14 orang (40,0%). Mayoritas responden melakukan perawatan tali pusat sebanyak 20 orang (57,1%). Hasil analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan ibu dengan perawatan tali pusat, dengan nilai p-value = 0,035 (p < 0,05). Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan ibu dengan perawatan tali pusat di PMB Nurlina Sikumbang Desa Sampali Kabupaten Deli Serdang Tahun 2024. Disarankan kepada tenaga kesehatan, khususnya bidan, untuk meningkatkan edukasi dan penyuluhan kepada ibu postpartum mengenai perawatan tali pusat yang benar guna mencegah terjadinya infeksi pada bayi baru lahir.







References

Ariani, M. (2024). Gambaran Pengetahuan Ibu Nifas Tentang Perawatan Tali Pusat Di Klinik Pratama Murni Tahun 2024. Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia (Indonesian Health Scientific Journal), 9(2). https://doi.org/10.51933/health.v9i2.1583

Aridayanto, V., Manurung, S., & Natalina, D. (2025). Topical Breast Milk in Umbilical Cord Care for Cord Stump Separation Time of Umbilical and Prevent Infection in Newborn Babies: Case Study. Journal of Health and Cardiovascular Nursing, 5(1), 1–10. https://doi.org/10.36082/jhcn.v5i1.1878

Dessalegn, N., Dagnaw, Y., Seid, K., & Wolde, A. (2022). Umbilical Cord Care Practices and Associated Factor Among Mothers of Neonates Visiting Mizan-Tepi University Teaching Hospital Southwest Ethiopia 2021. Pediatric Health, Medicine and Therapeutics, Volume 13(May), 227–234. https://doi.org/10.2147/phmt.s363252

Dierikx, T. H., van Kaam, A. H. L. C., de Meij, T. G. J., de Vries, R., Onland, W., & Visser, D. H. (2022). Umbilical cord blood culture in neonatal early-onset sepsis: a systematic review and meta-analysis. Pediatric Research, 92(2), 362–372. https://doi.org/10.1038/s41390-021-01792-0

Fauziah, Khariza. Sunarti, Sri, Tunggal, Ninig. Pratiwi, K. (2023). Perawatan Tali Pusat Pada Bayi Baru Lahir di Praktik Mandiri Bidan Tutik Purwani Sleman Tahun 2022. Jurnal Midwifery, 5(2), 80–85. https://doi.org/10.24252/jmw.v5i2.39770

Indah Yani Tambunan. (2023). Hubungan Pengetahuan Ibu Postpartum Dengan

Perawatan Tali Pusat di Puskesmas Kanggime Kabupaten Tolikara Tahun 2023. The Journal General Health and Pharmaceutical Sciences Research, 1(3), 34–45. https://doi.org/10.57213/tjghpsr.v1i3.125

Juliana, M., Siti Nurmawan, S., Herna Rinayanti, M., Lidya Natalia, S., & Indra, M. (2025). Design And Implementation of Android and Gps Based Friend Application in Mitigation Efforts and Early Emergency Aid for Disaster Victims in Maternal and Neonatal Parents. Jurnal Aisyah: Jurnal Ilmu Kesehatan, 10(1), 76–87. https://repository.mitrahusada.ac.id/id/eprint/107/1/document.pdf

Medika, J., Ilmiah, K., Kesehatan, F., Pringsewu, U. M., Kebidanan, P. D., Keperawatan, F., Kesehatan, F., Pringsewu, U. M., & Kesehatan, P. (2020). Medika, Jurnal Ilmiah, Karya Kesehatan, Fakultas Pringsewu, Universitas Muhammadiyah Kebidanan, Prodi D-iv. 5(1).

Mentri Kesehatan RI. (2024). Peraturan Mentri Kesehatan Republik Indonesia No 6 Tahun 2024. Kementrian Kesehatan, 31–34.

Miratna Sari, Dini Indo Virawati, & Satriani. (2023). Efektivitas Perawatan Tali Pusat Topikal Asi Dan Perawatan Terbuka Terhadap Lama Pelepasan Tali Pusat Di Klinik Kartika Jaya Samarinda. Gema Kesehatan, 15(2), 97–102. https://doi.org/10.47539/gk.v15i2.337

Nelil Mudarris, & Gina Gina. (2024). Pengaruh Pengetahuan Ibu terhadap Perawatan Tali Pusat pada Bayi Baru Lahir. Antigen : Jurnal Kesehatan

Masyarakat Dan Ilmu Gizi, 2(3), 252–260. https://doi.org/10.57213/antigen.v2i406

Sihombing, A., & Noviyani, E. P. (2024). Pengaruh Edukasi Perawatan Tali Pusat terhadap Pengetahuan Ibu Nifas. Jurnal Ilmiah Kebidanan Indonesia, 14(2), 54–57. https://journals.uima.ac.id/index.php/jiki/article/view/2459

Sinaga, M., Mohamad, N. A., Sinaga, S. N., & Sinuhaji, L. N. (2021). The Relationship Between Mother ’ s Knowledge And Exclusive Breast Feeding In The Work Area Of Bingai Public Health Center , Wampu District Langkat Regency. 11(02), 106–110.

Sinaga, S. N. (2022a). Factors influencing knowledge of postpartum mothers about baby blues in Desmawati Clinic Pancur Batu District, District Deli Serdang year 2020. Science Midwifery, 10(5), 3958–3963.

Sinaga, S. N. (2022b). Quality Management of Maternal and Child Health Services in Antenatal Care Services in The Time of The Covid-19 Pandemic. Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan, 7(1), 399–406. https://doi.org/10.30604/jika.v7i1.1503

Siregar, E. P. (2023). Calory+Journal,Vol.1+No.3+September+2023+Hal.57-63. 1(3).

Siregar, J., & Singarimbun, R. J. (2025). MOTHER ’ S BEHAVIORAL FACTORS REGARDING UMBILICAL CORD CARE IN INFANTS AGED 0-14 DAYS AT DELIMA BELAWAN CLINIC IN 2025. 04(01), 81–85.

Sitanggang, T., Dalimunthe, T., Marjuang Purba, E., Nurmawan Sinaga, S.,

Natalia Sinuhaji, L., Purnama Sari, E., & Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan, S. (2022). Factors

Associated with Compliance of Pregnant Women in Consuming Fe Tablets in the Working Area of the Pardamean Health Center, Pematang Siantar City in 2022. Jurnal Eduhealth, 13(02), 2022. http://ejournal.seaninstitute.or.id/index.php/healt

Sitti Sulaihah. (2020). Jurnal Penelitian Perawat Profesional Pencegahan. British Medical Journal, 2(5474), 1333–1336.

Tarigan, E. F., Sinaga, S. N., & Nurhayati, N. (2023). Efektivitas Booklet Terhadap Peningkatan Pelaksanaan Baby Gym. Midwifery Care Journal, 4(3), 107–114. https://doi.org/10.31983/micajo.v4i3.9658

Downloads

Published

2026-02-17