MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANAN PADA BAYI NY. S DENGAN BERAT BADAN LAHIR RENDAH (BBLR) DI RUANG NICU RUMAH SAKIT UMUM HAJI MEDAN PROVINSI SUMATERAUTARA TAHUN 2025
Keywords:
BBLR, Neonatus, Kebidanan, NICU, BayiAbstract
Latar belakang: Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) merupakan salah satu masalah kesehatan neonatal yang masih menjadi penyumbang utama tingginya angka kesakitan dan kematian bayi baru lahir, khususnya pada bayi yang memerlukan perawatan di ruang Neonatal Intensive Care Unit (NICU), karena keterbatasan adaptasi fisiologis akibat ketidakmatangan sistem organ. Tujuan: ntuk menggambarkan penerapan manajemen asuhan kebidanan pada bayi dengan BBLR di ruang NICU RSU Haji Medan Provinsi Sumatera Utara Tahun 2025.Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi kasus dengan pendekatan deskriptif terhadap satu bayi BBLR dengan berat badan lahir 1600 gram, dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara dengan tenaga kesehatan, serta telaah dokumentasi rekam medis, dan analisis data berdasarkan tujuh langkah Varney. Hasil: asuhan menunjukkan bahwa penerapan manajemen asuhan kebidanan yang sistematis dan berkesinambungan, meliputi pengaturan suhu menggunakan inkubator, pemantauan tanda-tanda vital, pemberian nutrisi secara bertahap sesuai toleransi, pencegahan infeksi, serta pemberian stimulasi perkembangan, mampu menjaga stabilitas kondisi bayi, mendukung proses adaptasi fisiologis, serta mencegah terjadinya komplikasi. Kesimpulan: manajemen asuhan kebidanan yang optimal dan berbasis bukti ilmiah berperan penting dalam meningkatkan luaran kesehatan bayi dengan BBLR. Saran: agar bidan dan tenaga kesehatan terus meningkatkan kualitas asuhan kebidanan neonatal serta melibatkan keluarga secara aktif dalam perawatan bayi dengan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR).
References
Damayanty, S, Anna Waris Nainggolan, Ade Rachmat Yudiyanto, Alamat Jl, Pintu Air, I V Jl, Ps Viii, et al. 2024. “Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah Di RS Sapta Medika Kecamatan Air Putih Kabupaten Batu Bara Provinsi Sumatera Utara Tahun 2024 STIKes Mitra Husada Medan , Indonesia.” 2(2).
Dewi, Eva Ratna, Ingka Kristina Pangaribuan, Eka Falentina Tarigan, Deby Cyntia Yun, Dewi Maya Sari, and Wita Nancy Sinaga. 2022. “Implementation of Baby Massage for Baby’s Weight Gain in Babies Age 2-6 Months.” Jurnal Pengabdian Bidan Nasuha 2(2): 36–42. doi:10.33860/jpbn.v2i2.1115.
Gemilastari, Ranti, Laura Zeffira, Rifkind Malik, and Vina Tri Septiana. 2021. “Karakteristik Bayi Dengan Berat Badan Lahir Rendah ( BBLR ).” : 16–26.
Indonesia, Profil Kesehatan. 2022. Profil Kesehatan Indonesia 2022.
Pakpahan, et al.2025, Penggunaan Sistem, Informasi Akuntansi, Terhadap Kinerja, and Umkm Di. 2025. “Kecamatan Medan Tembung.”
SDGs. 2024. “The Sustainable Development Goals Extended Report 2024.” (April).
Sitepu, Br, Sonia Novita Sari, Ade Rachmat Yulianto, Kezia S A Rajagukguk, Erna Wati Sinaga, Yudha Anggriani, and Putri Nasution. 2025. “FACTORS RELATED TO THE INCIDENCE OF LBW ( LOW BIRTH WEIGHT ) IN TANJUNG PURA REGIONAL HOSPITAL , TANJUNG PURA DISTRICT , LANGKAT REGENCY YEAR 2023.” 5.
Sulistiawati, Damayanti S, Anna Nainggolan, Waris, Nuraisyah, and Ade Yudiyanto, Rachmat. 2024. “Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah Di RS Sapta Medika Kecamatan Air Putih Kabupaten Batu Bara Provinsi Sumatera Utara Tahun 2024.” The Journal General Health and Pharmaceutical Sciences Research 2(2): 48–56.
Tarigan, Eka Falentina, Eva Ratna Dewi, Siti Nurmawan Sinaga, Marliani, and Cindy Silvia Br. Sitepu. 2021. “HOME CARE BABY SPA DAN BABY GYM UNTUK OPTIMALISASI PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN BAYI.” 4: 456–60.
WHO. 2025. World Health Statistics 2025.