PEMANFAATAN MHEALTH DALAM PEMENUHAN KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA PASCA BENCANA : PELUANG DAN TANTANGAN DI NEGARA BERKEMBANG
Keywords:
M-Health, Remaja, Kesehatan Reproduksi, Pasca BencanaAbstract
Bencana alam secara secara sistemik menggangu palayanan Kesehatan primer, terutama dinegara berkembang seperti Indonesia. Sering kali meninggalkan dampak yang luas, termasuk gangguan Kesehatan Remaja (Ray Bennett.,Et al,2024). Dinegara berkembang Dimana sumber daya sering kali terbatas dan infrasrtuktur yang rapuh, remaja pada masa pasca bencana menghadapi tantangan unik dalam mengakses informasi dan layanan Kesehatan Reproduksi yang penting. Keterbatasan ini dapat menyebabkan peningkatan masalah Kesehatan reproduksi pada remaja. Remaja merupakan kelompok yang paling rentan namun sering terabaikan dalam respons pasca bencana, sehingga remaja rentan menghadapi peningkatan kesiko kehamilan tidak diinginkan, infeksi menular seksual, serta kekerasan seksual dan berbasis gender. Inovasi digital melalui mobile health (mHealth) menawarkan pendekatan adaptif untuk menjembatani pelayanan Kesehatan reproduksi remaja pasca bencana Artikel ini bertujuan untuk mengekplorasi peran, peluang dan tantangan mHealth dalam memenuhi kebutuhan Kesehatan reproduksi remaja pasca bencana di negara berkembang seperti Indonesia melalui Scoping review. Metode Scoping review mengadaptasi framework Arksey dan O’Malley. Didapatkan 10 artikel dari 286 artikel berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil analisis bukti menunjukkan bahwa mHealth melalui SMS, USSD, Aplikasi Seluler dan Platform digital interaktif efektif dalam meningkatkan pengetahuan Kesehatan reproduksi, pencegahan penyakit menular seksual, serta menjaga kesinambungan layanan (Continuity of Care) pada pelayanan Kesehatan reproduksi remaja pasca pandemi. Namun demikian, implementasi mHealth masih menghadapi tantangan yaitu, kesenjangan literasi digital, keterbatasan akses teknologi, keamanan dan kerahasiaan data, serta lemahnya integrasi pelayanan dengan system pelayanan Kesehatan dan penanggulangan bencana. Artikel ini menegaskan bahwa integrasi mHealth yang berfokus pada remaja merupakan strategi penting untuk memperkuat system pelayanan Kesehatan pasca bencana serta mempercepat tercapainya Sustainabel Developement Goals (SDGs) 3, 5 dan 10 di Indonesia.
References
Arksey, H., & O’Malley, L. (2005). Scoping studies: Towards a methodological framework. International Journal of Social Research Methodology, 8(1), 19–32. https://doi.org/10.1080/13645570320 00119616
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) (2015). Rencana Nasional Penanggulangan Bencana 2015- 2019. Jakarta: Badan Nasional Penanggulangan Bencana. https://www.bnpb.go.id/
Gichangi, P., et al. (2022). Busting contraception myths among adolescents and young people: Results of a digital health randomized controlled trial. BMJ Open, 12(1), e047426.
https://doi.org/10.1136/bmjopen- 2020-047426
Hémono, R., et al. (2022). Digital self-care for adolescent sexual and reproductive health: Preliminary findings from a pilot study of CyberRwanda. Sexual and Reproductive Health Matters, 30(1), 2082198. https://doi.org/10.1080/26410397.20 22.2082198
Hémono, R., et al. (2024). Effect of a digital school-based intervention on adolescent family planning and reproductive health in Rwanda: A cluster-randomized trial. Nature Medicine, 30,3121–3128. https://doi.org/10.1038/s41591-024-02835-6
Indonesia. (2007). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2007 Tentang Penanggulangan Bencana. Jakarta.
Joanna Briggs Institute. (2020). JBI manual for evidence synthesis. https://synthesismanual.jbi.global
Larsson, L., et al. (2023). Feasibility and usability of mobile technology to assist HIV self-testing among youth in Zimbabwe: A mixed methods study. Journal of Adolescent Health, 73(3), 553–560. https://doi.org/10.1016/j.jadohealth.2 023.05.012
Levac, D., Colquhoun, H., & O’Brien, K.K. (2010). Scoping studies: Advancing the methodology. Implementation Science, 5, Article 69. https://doi.org/10.1186/1748-5908-5-69
Logie, C. H., Okumu, M., Musoke, D. K.,Hakiza, R., & Mwima, S. (2023). mHealth HIV self-testing among refugee adolescents and youth in Uganda: Findings from a pragmatic trial. Journal of the International AIDS Society, 26(10), e26185. https://doi.org/10.1002/jia2.26185
Macharia, P., et al. (2022). Effectiveness of a USSD-based mobile health application on adolescent sexual and reproductive health in Kenya: A randomized controlled trial. JMIR mHealth and uHealth, 10(3), e31590. https://doi.org/10.2196/31590
Nuwamanya, E., et al. (2020). Effectiveness of a mobile phone application to increase access to sexual and reproductive health information, goods, and services among university students in Uganda: A randomized controlled trial. Contraception and Reproductive Medicine, 5, Article 31.https://doi.org/10.1186/s40834-020- 00133-2
Olsen, P. S., et al. (2018). Insights from a text messaging-based in Zimbabwe: A mixed-methods study. Journal of Adolescent Health, 73(3), 553–560. https://doi.org/10.1016/j.jadohealth.2
Levac, D., Colquhoun, H., & O’Brien, K.K. (2010). Scoping studies: Advancing the methodology. Implementation Science, 5, Article
https://doi.org/10.1186/1748-5908-5-69
Logie, C. H., Okumu, M., Musoke, D. K.,Hakiza, R., & Mwima, S. (2023). mHealth HIV self-testing among refugee adolescents and youth in Uganda: Findings from a pragmatic trial. Journal of the International AIDS Society, 26(10), e26185. https://doi.org/10.1002/jia2.26185
Macharia, P., et al. (2022). Effectiveness of a USSD-based mobile health application on adolescent sexual and reproductive health in Kenya: A randomized controlled trial. JMIR mHealth and uHealth, 10(3), e31590. https://doi.org/10.2196/31590
Nuwamanya, E., et al. (2020). Effectiveness of a mobile phone application to increase access to sexual and reproductive health information, goods, and services among university students in Uganda: A randomized controlled trial. Contraception and Reproductive Medicine, 5, Article 31. https://doi.org/10.1186/s40834-020- 00133-2