PENGARUH PIJAT BAYI 3-4 BULAN TERHADAP KUALITAS TIDUR BAYI DI RS DELIMA MARTUBUNG KEC.MEDAN LABUHAN KOTA MEDAN TAHUN 2025
Keywords:
Pijat bayi, Kualitas tidur bayi, Bayi usia 3-4 bulanAbstract
Latar Belakang: Gangguan tidur pada bayi usia 3-4 bulan masih menjadi permasalahan yang cukup umum di Indonesia, dengan sekitar 44% bayi mengalami gangguan tidur seperti sering terbangun di malam hari. Data dari RS Delima Martubung tahun 2024 menunjukkan ±35% bayi usia 3-4 bulan mengalami gangguan tidur. Pijat bayi merupakan salah satu metode non-farmakologis yang dapat membantu meningkatkan kualitas tidur bayi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pijat bayi terhadap kualitas tidur bayi usia 3-4 bulan di RS Delima Martubung Kec. Medan Labuhan Kota Medan Tahun 2025. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi experiment dengan pendekatan one group pre test and post test design. Sampel penelitian adalah 30 ibu yang memiliki bayi usia 3-4 bulan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling.Pijat bayi dilakukan selama 5 hari berturut-turut dengan frekuensi 1 kali sehari. Kualitas tidur bayi diukur sebelum dan sesudah intervensi menggunakan kuesioner. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon dengan tingkat signifikansi α=0,05. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan rata-rata lama tidur bayi sebelum dilakukan pijat adalah 17,17 jam per hari (SD=1,020) dan meningkat menjadi 17,53 jam per hari (SD=1,306) setelah dilakukan pijat bayi selama 5 hari. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p-value=0,032 (p<0,05), yang berarti terdapat perbedaan signifikan kualitas tidur bayi sebelum dan sesudah dilakukan pijat bayi dengan mean difference sebesar 0,367. Kesimpulan: Ada pengaruh signifikan pijat bayi terhadap peningkatan kualitas tidur bayi usia 3-4 bulan di RS Delima Martubung Kec. Medan Labuhan Kota Medan. Pijat bayi dapat direkomendasikan sebagai intervensi non-farmakologis yang aman, mudah, dan efektif untuk meningkatkan kualitas tidur bayi.
References
Andriani, Putri. 2022. “Prosiding PKM-CSR, Vol. 5 (2022) e-ISSN: 2655-3570.” 5: 3–6.
Cohen, Yogev, Joel Reiter, and Alex Gileles Hillel. 2024. “Sleep ‐ Related Disorders in Children : A Narrative Review.” (January): 1–10.
Damanik, Nopalina Suyanti, Nur Azizah, Marlina Tafonao, and Riska Hutapea. 2025. “Pengaruh Pijat Bayi Terhadap Kualitas Tidur Pada Bayi Umur 3-6 Bulan Di BPM Aida Nospita Desa Manunggal Kecamatan Labuhan Deli Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara Tahun 2025.” 3.
Liu, Jianghong et al. 2022. “Childhood Sleep : Physical , Cognitive , and Behavioral Consequences and Implications.” World Journal of Pediatrics.
Manullang, Rasmi, Yasrida Nadeak, Lasria Yolivia Aruan, and Lisa Zulzirah. 2025. “PENGARUH PIJAT BAYI TERHADAP KUALITAS TIDUR PADA BAYI UMUR 3-6 BULAN.” 4(1): 78–88.
Masyarakat, Jurnal Kesehatan. 2024. “Seroja Husada Seroja Husada.” 1: 247–53.
Pediatri, Sari, Rini Sekartini, and Nuri Purwito Adi. 2006. “Gangguan Tidur Pada Anak Usia Bawah Tiga Tahun Di Lima Kota Di Indonesia.” 7.
Simbolon, Marlina, and Kata Pengantar. “Buku Ajar Asuhan Kebidanan Berkesinambungan Continuity of Care.”
Sinaga, Asnita, and Natalia Laowo. 2020. “Pengaruh Pijat Bayi Terhadap Kualitas Tidur Bayi Usia 0-6 Bulan Di Bpm Pera Kecamatan Medan Tuntungan 2019.” Excellent Midwifery Journal 3(1): 27–31.
Siti Nurmawan Sinaga, Dkk. 2024. Mutu Layanan Kebidanan Dan Kebijakan.
Tambun, Mastaida. 2017. “Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Pemberian Susu Formula Pada Bayi 0-6 Bulan.” Jurnal Kesehatan 8(3): 315. Mastaida tambun .
Tarigan, Eka Falentina et al. 2021. “Optimalisasi Pertumbuhan Dan Perkembangan Bayi Dengan Home Care Baby Spa Dan Baby Gym Di Masa Pandemi.” Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) 4: 456–60.