MANAJEMEN ASUHAN KEBIDANAN PADA Tn.Z DENGAN INDIKASI HIPERTENSI DI RUANGAN STROKE CARE UNIT RUMAH SAKIT HAJI MEDAN TAHUN 2025Hipertensi merupakan penyakit kronis yang menjadi faktor risiko utama terjadinya stroke dan komplikasi kardiovaskular. Kondisi ini

Authors

  • Jihan Muthia Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
  • Retno Wahyuni Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
  • Masnia Gultom Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
  • Nurjannah Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
  • Maria Indani Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
  • Dwi Ellyana Damanik Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan

Keywords:

hipertensi, asuhan kebidanan, stroke, Stroke Care Unit, studi kasus

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit kronis yang menjadi faktor risiko utama terjadinya stroke dan komplikasi kardiovaskular. Kondisi ini sering disebut silent killer karena dapat berkembang tanpa gejala yang jelas. Laporan kasus ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan manajemen asuhan kebidanan pada pasien Tn. Z dengan hipertensi yang dirawat di Ruangan Stroke Care Unit (SCU) RSU Haji Medan tahun 2025. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan manajemen asuhan kebidanan. Pasien berusia 57 tahun datang dengan penurunan kesadaran, sakit kepala, muntah, kelemahan anggota gerak kanan, dan tekanan darah 193/135 mmHg dengan hasil CT-Scan menunjukkan infark lakunar. Hasil asuhan menunjukkan pemantauan ketat, kolaborasi medis, dan edukasi mampu menstabilkan kondisi pasien serta mencegah komplikasi. Disimpulkan bahwa asuhan kebidanan yang komprehensif dan kolaboratif berperan penting dalam pengendalian hipertensi pada pasien di ruang perawatan intensif.

 

References

Bakris, G. L., & Kaur, S. (2021). A systematic review of hypertension and stress: The silent killers. American Journal of Hypertension, 35(6), 150–154. https://doi.org/10.1093/ajh/hpab002

Carey, R. M., Muntner, P., Bosworth, H. B., & Whelton, P. K. (2018). Prevention and control of hypertension. Journal of the American College of Cardiology, 72(11), 1278–1293. https://doi.org/10.1016/j.jacc.2018.07.008

Diaz, K. M., & Shimbo, D. (2013). Physical activity and the prevention of

hypertension. Current Hypertension Reports, 15(6), 659–668. https://doi.org/10.1007/s11906-013-0386-8

Fan, J. F., Xiao, Y. C., Feng, Y. F., Niu, L. Y., Tan, X., Sun, J. C., Leng, Y. Q., Li, W. Y., Wang, W. Z., & Wang, Y. K. (2023). A systematic review and meta-analysis of cold exposure and cardiovascular disease outcomes. Frontiers in Cardiovascular Medicine, 10(March). https://doi.org/10.3389/fcvm.2023.1084611

Gabb, G. (2020). What is hypertension? Australian Prescriber, 43(4), 108–109. https://doi.org/10.18773/austprescr.2020.025

Hamrahian, S. M., Manolis, O. H., & Filipp, T. (2022). A critical review of medication adherence in hypertension: Barriers and facilitators clinicians should consider. Patient Preference and Adherence, 16(October), 2749–2757. https://doi.org/10.2147/PPA.S386784

Kokubo, Y. (2014). Prevention of hypertension and cardiovascular diseases: A comparison of lifestyle factors in westerners and east Asians. Hypertension, 63(4), 655–660. https://doi.org/10.1161/HYPERTENSION

Afriani, B., Camelia, R., & Astriana, W. (2023). Analisis kejadian hipertensi pada lansia. Jurnal Gawat Darurat, 5(1), 1–8. LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal. p-ISSN 2684-9321; e-ISSN 2685-2268.

Setiadi Syarli, Larasuci Arini. (2021). Faktor Penyebab Hipertensi Pada Lansia:Literatur Review. Ahmar Metastatis Health Journal, Institut Kesehatan Mitra Bunda, Kota

Batam. p-ISSN: 2797-6483 E-ISSN: 2797-4952

Oktaria, M., Hardono, H., Wijayanto, W. P., & Amiruddin, I. (2023). Hubungan pengetahuan dengan sikap diet hipertensi pada lansia. Jurnal Ilmu Medis Indonesia (JIMI), 2(2), 69–75. LPPM Universitas Aisyah Pringsewu. p-ISSN 2807-1697; e-ISSN 2807-1700. https://doi.org/10.35912/jimi.v2i2.1512

Downloads

Published

2026-01-23