FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KESEHATAN MENTAL REMAJA DI DESA MUARA PERTEMUAN KECAMATAN BATAHAN KABUPATEN MANDAILING NATAL TAHUN 2025
Keywords:
Kesehatan Mental, remaja, PsikologiAbstract
Latar Belakang: Kesehatan mental merupakan aspek krusial dalam kesehatan menyeluruh
yang memungkinkan individu mencapai potensi mereka dan mengatasi tekanan hidup. Masa
remaja adalah periode transisi yang rentan terhadap gangguan mental emosional karena adanya
perubahan fisik, kognitif, dan sosial yang pesat. masyarakat yang mengalami gangguan jiwa
skizofrenia/psikosis sebanyak 282.654 jiwa (6.7%), Depresi sebanyak 706.689 jiwa (6.1%) dan
gangguan mental emosional sebanyak 706.689 jiwa (9.9%).
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi
kesehatan mental remaja di Desa Muara Pertemuan, Kecamatan Batahan, Kabupaten
Mandailing Natal tahun 2025.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik. Populasi penelitian adalah
remaja di Desa Muara Pertemuan dengan teknik pengambilan sampel tertentu. Instrumen yang
digunakan meliputi kuesioner data demografi dan kuesioner kesehatan mental seperti Mental
Health Continuum-Short Form (MHC-SF) untuk mengukur tingkat kesejahteraan mental.
Populasi penelitian ini terdiri dari 59 remaja di Desa Muara Pertemuan Kecamatan Batahan
Kabupaten Mandailing Natal.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas remaja di Desa Muara Pertemuan
memiliki tingkat kesehatan mental yang tinggi. Analisis statistik menunjukkan tidak ada
hubungan signifikan antara jenis kelamin dengan kesehatan mental (p = 0,353), di mana remaja
laki-laki dan perempuan memiliki peluang yang relatif seimbang untuk memiliki kesehatan
mental yang baik. Namun, faktor usia, faktor psikologis dukungan sosial yang kuat cenderung
menunjukkan skor kesehatan mental yang lebih tinggi.
Kesimpulan: Sebagian besar remaja di lokasi penelitian memiliki kesehatan mental yang baik.
Dukungan keluarga dan hubungan sosial yang sehat menjadi faktor kunci dalam menjaga dan
meningkatkan stabilitas emosi serta kesehatan mental remaja.
References
Ayuningtyas, D., Misnaniarti, M., & Rayhani, M. (2018). Analisis Situasi Kesehatan Mental Pada Masyarakat Di Indonesia Dan Strategi Penanggulangannya. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 9(1), 1–10. https://doi.org/10.26553/jikm.2018.9.1.1-10
Dewi, I. G. A. A. O. (2021). Sebuah Tinjauan terhadap Tipe Pengumpulan Data dalam Penelitian Akuntansi Kritis. Akuntabel, 18(2), 323–335. http://journal.feb.unmul.ac.id/index.php/AKUNTABEL
Diananda, A. (2019). Psikologi Remaja Dan Permasalahannya. Journal ISTIGHNA, 1(1), 116–133. https://doi.org/10.33853/istighna.v1i1.20
Febrianto, T., PH, L., & Indrayati, N. (2019). Peningkatan Pengetahuan Kader tentang Deteksi Dini Kesehatan Jiwa melalui Pendidikan Kesehatan Jiwa. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 1(1), 33–40. https://doi.org/10.37287/jppp.v1i1.17
Florensa, F., Hidayah, N., Sari, L., Yousrihatin, F., & Litaqia, W. (2023). Gambaran Kesehatan Mental Emosional Remaja. Jurnal Kesehatan, 12(1), 112–117. https://doi.org/10.46815/jk.v12i1.125
Haryoko, S., Bahartiar, & Arwadi, F. (2020). Analisis Data Penelitian Kuliatatif. Hikmah, 15(2), 409–420. http://eprints.unm.ac.id/20838/1/buku Sapto METODOLOGI.pdf
Indonesia National Adolescent Mental Health Survei. (2022). National Adolescent Mental Health Survey (I-NAMHS) Laporan Penelitian. Mental Health, xviii. https://qcmhr.org/outputs/reports/12-i-namhs-report-bahasa-indonesia
Ismatuddiyanah, Meganingrum, R. J. A. A., Putri, F. A., & Mahardika, I. K. (2023). Ciri dan Tugas Perkembangan Pada Masa Remaja Awal dan Menengah Serta Pengaruhnya Terhadap Pendidikan. Jurnal Pendidikan Tambusa, 7(3), 27233–27242.
Kesehatan Tangerang Selatan, D. (2022). Laporan Kinerja Instansi Pemerintah ( LKjIP). In Laporan Kinerja Instansi Pemerintah ( LKjIP) (Vol. 21, Issue 3).
Kirana, W., Anggreini, Y. D., & Litaqia, W. (2022). Faktor Risiko Yang Memengaruhi Gangguan Jiwa. Khatulistiwa Nursing Journal, 4(2). https://doi.org/10.53399/knj.v4i0.177
Kristianingsih, Y., Winarni, S., & Nona Wangge, V. (2023). Pendidikan Kesehatan Tentang Kesehatan Jiwa Remaja Di Masa Pandemi Covid 19. Jurnal Pengabdian Kesehatan ITEKES Cendekia Utama Kudus, 6(1), 59–64. http://jpk.jurnal.stikescendekiautamakudus.ac.id
Malfasari, E., Febtrina, R., Herniyanti, R., Timur, L. B., Sekaki, P., Tim, L. B., Kota, P., & Pekanbaru, K. (2020). Kondisi Mental Emosional pada Remaja. Jurnal Keperawatan Jiwa, 8(3), 241–246.
Ndoen, E. M., & Takalapeta, T. (2023). Pencegahan dan Peningkatan Kesehatan Jiwa Remaja di Masa Pandemi Covid-19. PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat, 8(5), 688–698. https://doi.org/10.33084/pengabdianmu.v8i5.4526
Prof. Dr. Suryana, Ms. (2012). Metodologi Penelitian : Metodologi Penelitian Model Prakatis Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif. Universitas Pendidikan Indonesia, 1–243. https://doi.org/10.1007/s13398-014-0173-7.2
Radiani, W. A. (2019). Kesehatan Mental Masa Kini dan Penanganan Gangguannya Secara Islami. Journal of Islamic and Law Studies, 3(1), 87–113. http://jurnal.uin-antasari.ac.id/index.php/jils/article/view/2659%0Ahttps://jurnal.uin-antasari.ac.id
Rahmawaty, F., Silalahi, R. P., T, B., & Mansyah, B. (2023). Gambaran Kesehatan Mental Emosional Remaja. Jurnal Kesehatan, 12(1), 112–117. https://doi.org/10.46815/jk.v12i1.125
Reza, W., Tri Ananda, S., Ivanca, T., Fadilah, A., & Jonathan, S. (2022). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kesehatan Mental Remaja Di Kota Batam. Jurnal Sintak, 1(1), 1–7. https://doi.org/
Rinawati, F., & Alimansur, M. (2016). Analisa Faktor-Faktor Penyebab Gangguan Jiwa Menggunakan Pendekatan Model Adaptasi Stres Stuart. Jurnal Ilmu Kesehatan, 5(1), 34. https://doi.org/10.32831/jik.v5i1.112
Rupawan, I. N., Yudhawati, N. S., & Muryani, N. M. S. (2022). Gambaran Tingkat Pengetahuan Pada Remaja Tentang Kesehatan Jiwa Di Sma N 1 Susut Bangli. Bali Health Published Journal, 4(1), 32–38. https://doi.org/10.47859/bhpj.v4i1.67
Rusuli, I. (2022). Psikososial Remaja: Sebuah Sintesa Teori Erick Erikson Dengan Konsep Islam. Jurnal As-Salam, 6(1), 75–89. https://doi.org/10.37249/assalam.v6i1.384
Sapara, M. M., Lumintang, J., & Paat, C. J. (2020). Dampak Lingkungan Sosial Terhadap Perubahan Perilaku Remaja Perempuan di Desa Ammat Kecamatan Tampan’amma Kabupaten Kepulauan Talaud. Jurnal Holistik, 13(3), 1–16. https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/holistik/article/view/29607
Saputro, K. Z. (2018). Memahami Ciri dan Tugas Perkembangan Masa Remaja. Aplikasia: Jurnal Aplikasi Ilmu-Ilmu Agama, 17(1), 25. https://doi.org/10.14421/aplikasia.v17i1.1362
Soumokil-Mailoa, E. O., Yanto Paulus Hermanto, & Juliana Hindradjat. (2022). Orang Tua Sebagai Supporting System: Penanganan Anak Remaja Yang Mengalami Depresi. Vox Dei: Jurnal Teologi Dan Pastoral , 3(2), 244–267. https://doi.org/10.46408/vxd.v3i2.154
Suryana, E., Hasdikurniati, A. I., Harmayanti, A. A., & Harto, K. (2022). Perkembangan Remaja Awal, Menengah Dan Implikasinya Terhadap Pendidikan. Jurnal Ilmiah Mandala Education, 8(3), 1917–1928. https://doi.org/10.58258/jime.v8i3.3494
Suswati, W. S. E., Yuhbaba, Z. N., & Budiman, M. E. (2023). Kesehatan Mental Pada Remaja Di Lingkungan Sekolah Menengah Atas Wilayah
Urban Dan Rural Kabupaten Jember. Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia, 11(3), 537–544.
Tim Riskesdas 2022. (2022). Laporan Riskesdas 2022 Nasional. In Lembaga Penerbit Balitbangkes (p. hal 156). https://www.badankebijakan.kemkes.go.id/laporan-hasil-survei/%0Ahttps://repository.badankebijakan.kemkes.go.id/id/eprint/3514/
Waruwu, M. (2023). Pendekatan Penelitian Pendidikan: Metode Penelitian Kualitatif, Metode Penelitian Kuantitatif dan Metode Penelitian Kombinasi (Mixed Method). Jurnal Pendidikan Tambusai , 7(1), 2896–2910.
Yulianti, T. S., & Ariasti, D. (2020). Analisis Faktor- Faktor Yang Mempengaruhi Kesehatan Mental Emosional Masyarakat Di Dukuh Gumuk Sari Dan Gerjen, Pucangan, Kartasura. KOSALA : Jurnal Ilmu Kesehatan, 8(2), 53. https://doi.org/10.37831/kjik.v8i2.189