FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI ORANG TUA DALAM MENCEGAH BULLYING PADA REMAJA DI DESA MEUDANG ARA  BLANGPIDIE KABUPATEN ACEH BARAT DAYA PROVINSI ACEH TAHUN 2025

Authors

  • Liadong Lubis Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
  • Sri Rezeki Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
  • Party Joita Lumban Gaol Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
  • Zahra Angri Lia Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
  • Winda Yuniarti Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan
  • Irhamni Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Medan

Keywords:

Bullying, Orang Tua, Pengetahuan, Pola Asuh, Remaja.

Abstract

Fenomena perundungan atau bullying di kalangan remaja saat ini telah menjadi persoalan sosial yang sangat serius karena dampak negatifnya terhadap kesehatan mental dan integrasi sosial anak. Perilaku ini mencakup tindakan agresif yang dilakukan secara sengaja dan berulang oleh individu atau kelompok terhadap pihak yang lebih lemah. Mengingat tingginya prevalensi perundungan di Indonesia, peran keluarga sebagai unit pendidikan utama menjadi sangat krusial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keterlibatan orang tua dalam upaya pencegahan bullying pada remaja, khususnya di Desa Meudang Ara Blangpidie, Kabupaten Aceh Barat Daya. Fokus studi diarahkan pada dua variabel utama, yaitu tingkat pengetahuan orang tua mengenai perundungan serta jenis pola asuh yang diterapkan dalam keluarga. Metode penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan desain cross-sectional. Penelitian ini melibatkan 27 responden orang tua remaja di Desa Meudang Ara sebagai sampel. Data dikumpulkan melalui instrumen kuesioner dan dianalisis menggunakan uji statistik untuk melihat hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas orang tua di lokasi tersebut menerapkan pola asuh otoriter (29,6%). Selain itu, ditemukan bahwa bentuk perundungan yang paling sering terjadi pada remaja adalah bullying sosial (37,0%), disusul oleh bullying fisik (33,3%). Analisis statistik bivariat mengungkapkan adanya hubungan yang sangat signifikan antara tingkat pengetahuan orang tua dengan kejadian bullying (p-value 0,000). Selain itu, variabel pola asuh juga menunjukkan keterkaitan yang kuat terhadap perilaku perundungan pada remaja (p-value 0,000). Temuan ini menegaskan bahwa kurangnya pemahaman dan gaya pengasuhan yang kaku berkontribusi pada kerentanan remaja terlibat dalam aksi perundungan.

References

Anggraini, D. K., H, M. R. F., S, T. S., & D, S.P. (2024) “Peran Undang-Undang Perlindungan Anak dalam Mengatasi Bullying di Sekolah.”

Arliman S, L. (2018) “Peran Komisi Pelindungan Anak Indonesia Untuk Mewujudkan Perlindungan Anak Di Indonesia,” Jurnal Hukum Respublica, 17(2), pp. 193–214. Available at: https://doi.org/10.31849/respublica.v17i2.1932.

Destin Ndraha, Yasica Geovany Sianipar, Elsa Marbun, Meri Manurung, Nur Permata, S.M. (2025) “GAMBARAN PENGETAHUAN REMAJA TENTANG SEKS BEBASDI STIKes MITRA HUSADA MEDAN TAHUN 2021,” pp. 2–3.

Karima, N.M., Machmud, R. and Yusrawati (2015) “Hubungan Faktor Risiko Bullying,” Jurnal Kesehatan Andalas, 4(2), pp. 556–561.

Liadong (2025) “FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI ORANG TUA DALAM MENCEGAH BULLYING PADA REMAJA DI DESA MEUDANG ARA BLANGPIDIE KABUPATEN ACEH BARAT DAYA PROVINSI ACEH TAHUN 2025,” pp. 23–57.

Mutia Handayani (2021) “GAMBARAN PENGETAHUAN REMAJA TENTANG SEKS BEBASDI STIKes MITRA HUSADA MEDAN TAHUN 2021 Destin,” p. 6.

Pangestu, A.D. et al. (2024) “Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia ( Indonesian Health Scientific Journal ) Hubungan Pengetahuan Pengetahuan Tentang Operasi dengan Tingkat Kecemasan Pre Operasi pada Pasien Sectio Caesarea di RSUD Dr . Soedirman Kebumen Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia (,” Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia ( Indonesian Health Scientific Journal ) Hubungan, 9(2), pp. 5–15.

Rezeki, S. et al. (2025) “the Influence of Postpartum Mothers’ Understanding of Breast Care on the Success of Breastfeeding At Fahrini Amin Clinic, Blangpidie Subdistrict, Southwest Aceh Regency, Aceh Province in 2025,” MiHHICo), 2025, pp. 8–14.

Riani Hafshah, D., & Nugraheni, N. (no date) “Dinamika Kesetaraan Pendidikan sebagai Fondasi SDGS. Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia,” 2024, pp. 142–150.

Rinayanti Manurung, H. et al. (2024) “Implementation of UMKM based on Participation Innovation And Digitalization In Achieving SDG’s Through Ced Prevention at PMB Sarfina Br Sembiring 2023,” Lldikti1.Kemdikbud.Go.Id, 1(1), pp. 6–12.

Salawali, S.H., Irfah, A. and Lambana, F.M. (2025) “Hubungan Dukungan Keluarga dan Peran Teman Sebaya terhadap Perilaku Bullying pada Remaja Sekolah Menengah Pertama The Relationship Between Family Support and Peer Role in Bullying Behavior Among Junior High School Adolescents,” jurnal Kolaboratif Sains, 8(1), pp. 937–948. Available at: https://doi.org/10.56338/jks.v8i1.7055.

Sinaga, S. N., & SKM, M. K. Konteks Sosial Kesehatan Ibu dan Anak. wawasan Ilmu.

Sinaga, R. et al. (2024) “The effect of beta vulgaris l juice on the acceleration of reducing the incidence of anemia in pregnant women,” Science Midwifery, 12(5), pp. 1666–1672. Available at: https://doi.org/10.35335/midwifery.v12i5.1742.

Yulianti, Nurliamsari, Restu Amanda, I.N.S. (2023) “PENGARUH POLA ASUH OTORITER TERHADAP PERKEMBANGAN EMOSI ANAK REMAJA Yulianti1,” Oxford English Dictionary, 9, pp. 490–497. Available at: https://doi.org/10.1093/oed/9088345288.

Wicaksono, A. (2022). Strategi Intervensi Berbasis Keluarga untuk Pencegahan Cyberbullying pada Remaja. Jurnal Sosial dan Budaya, 9(4), 312-325.

Downloads

Published

2026-05-05